Kemenhub Siapkan 1.300 Bus Mudik Gratis Lebaran 2019

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik ikut Mudik Lebaran Gratis yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa, di Jakarta, 13 Juli 2015. PKB mempersiapkan 30 bus dalam Mudik Lebaran Gratis. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah pemudik ikut Mudik Lebaran Gratis yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa, di Jakarta, 13 Juli 2015. PKB mempersiapkan 30 bus dalam Mudik Lebaran Gratis. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan 1.300 bus untuk angkutan mudik gratis Lebaran 2019 dengan berbagai jurusan, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur hingga ke Padang dan Palembang.

    Baca juga: Alasan KAI Belum Umumkan Penjualan Tiket Kereta Tambahan Lebaran

    "Sebanyak 1.300 bus disiapkan. Nanti caranya bisa berhubungan dengan Direktorat Angkutan Multimoda. Kalau ada komunitas yang ingin pulang pakai bus premium, kami akan memberangkatkan," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Minggu, 17 Maret 2019.

    Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini yang agak berbeda adalah angkutan bus gratis ini juga melayani trayek Sumatera.

    Sementara itu, tujuan keberangkatannya yakni menuju Jawa Barat, Cirebon, Semarang, Surabaya, Lampung, Palembang, dan juga Padang. Bus yang disediakan gratis alias tidak perlu bayar. "Keberangkatannya 3--4 hari sebelum waktunya Lebaran," tuturnya.

    Dia menuturkan bahwa selain bus, Kemenhub menyediakan angkutan kapal feri gratis untuk jalur Jakarta--Semarang dan Jakarta-Surabaya. "Kalau mau pakai gratis juga nanti daftar ke Kemenhub," tuturnya.

    Dia mengatakan upaya menyediakan bus mudik gratis untuk mengurangi kemacetan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat saat masa mudik Lebaran 2019.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.