Jokowi Beli Sabun dari Produsen Garut Senilai Rp 2 Miliar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan petani saat meninjau Gerakan Kawal Musim Tanam OKMAR 2018/2019 di Garut, Jawa Barat, Sabtu 19 Januari 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan petani saat meninjau Gerakan Kawal Musim Tanam OKMAR 2018/2019 di Garut, Jawa Barat, Sabtu 19 Januari 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Garut - Liliawati warga Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut, yang  tidak menyangka ketika mendapatkan pesanan sabun senilai Rp2 miliar dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

    Simak: Jokowi Ikut Pangkas Rambut Masal Oleh Persaudaraan Garut

    Liliawati ditemui Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara Penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu 19 Januari 2019.  Saat itu Liliawati ikut menjual sabun dalam stand pameran produk.

    Ia memproduksi sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian bersama Kelompok Usaha Bersama Padawangi binaan Program Keluarga Harapan di Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut, sejak dua bulan silam. Liliawati belajar membuat sabun dari video tutorial di internet.

    "Presiden dan Ibu pesan sabun cuci 100.000 botol. (Nilainya) Rp2 miliar," kata Liliawati.

    Setiap botol yang diproduksinya perbotol dihargai Rp20.000 dengan volume 1.000 ml.

    Liliawati menjanjikan bisa memenuhi order tersebut akhir Februari 2019. "Kaget, insha Alloh sanggup," kata Liliawati saat wartawan bertanya perasaannya.

    Ia sendiri mengaku tidak tahu apa keistimewaan produknya sehingga kemudian menarik Ibu Negara Iriana dan Presiden Jokowi. "(Ciri khasnya) Nggak ada. Ini sabun cuci," ujarnya.

    Setelah mendapatkan pesanan yang tidak disangkanya itu, Liliawati mengaku ingin beribadah umroh dan mengumrohkan orang tuanya.

    Selain itu ia juga berencana mengembangkan usahanya itu. "Ya senang banget. Kaget. Saya baru sendiri. Nanti saya punya anggota 40," katanya.

    Ia mengaku sangat bersyukur dan masih belum percaya atas pesanan yang diterimanya itu. "Saya ucapkan terima kasih mudah-mudahan Jokowi jadi presiden lagi," katanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara