Jumlah Transaksi Harbolnas 2018 Tembus Rp 6,8 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dedi Heryadi, pengemudi ojek online yang memenangi mobil Mini Cooper 3 doors serbu seru Bukalapak pada Harbolnas kemarin, Sabtu 15 Desember 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    Dedi Heryadi, pengemudi ojek online yang memenangi mobil Mini Cooper 3 doors serbu seru Bukalapak pada Harbolnas kemarin, Sabtu 15 Desember 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2018 sudah berakhir pada 12 Desember lalu. Ketua Panitia Harbolnas 2018 Indra Yonathan menyatakan nilai transaksi pada hari belanja online tersebut mencapai angka tertinggi sepanjang tujuh tahun terakhir.

    Pada Harbolnas 2018, jumlah transaksi adalah Rp 6,8 Triliun, lebih rendah dari target yang dipatok yaitu Rp 7 triliun. Meski demikian, menurut Indra, tahun ini merupakan transaksi terbesar sepanjang tujuh tahun perjalanan Harbolnas.

    Indra mengatakan transkasi lebih banyak terjadi pada pukul 9 pagi hingga pukul 3 siang. Tahun ini mengalami kenaikan nilai transaksi di platform e-commerce 6,9 kali dibanding rata-rata harian. “Harbolnas ini merupakan puncak dari belanja online dari 9.9 kemudai 10.10 11.11 dan 12.12 adalah puncaknya,” tutupnya.

    Tahun ini, ujar Indra, untuk pertama kalinya Harbolnas didukung oleh tiga kementerian yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Untuk pertama kalinya Harbolnas di dukung oleh tiga Kementerian,  bekerja sama dengan 300 e-commerce gotong royong mensukseskan Harbolnas tahun ini,”  kata Indra Yonathan saat melakukan konferensi pers, Jakarta, Rabu, 19 Desember 2018.

    Sedangkan 300 e-commerce yang mendukung Harbolnas 2018 diantaranya Blibli, Shopee dan Lazada. “Sekarang e-commerce sudah kreatif, ada yang menggunakan program shake handpohone untuk mendapatkan promo. Salah satu tujuan dari itu agar para pembeli merasakan euforia  Harbolnas,” ucapnya.

    SURTI RISANTI | DEWI RINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.