Pertamina: Pembangunan PLTGU Jawa 1 Serap 5.000 Tenaga Kerja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicke Widyawati setelah menyampaikan hasil RUPS Pertamina di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2018. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Nicke resmi diangkat menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) pada 29 Agustus 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    Nicke Widyawati setelah menyampaikan hasil RUPS Pertamina di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2018. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Nicke resmi diangkat menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) pada 29 Agustus 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan pembangunan proyek pembangunan Infrastruktur gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 melibatkan lebih dari 20 perusahaan baik dari dalam negeri maupun perusahaan internasional. Nilainya kurang lebih US$ 1,8 miliar atau sekitar Rp 26 triliun.

    Baca juga: Darmin Nasution Resmikan Pembangunan PLTGU Terbesar Asia Tenggara

    Menurut Nicke, proyek ini akan menciptakan multiplier effect yang sangat luas bagi perekonomian wilayah Karawang, Bekasi, dan sekitarnya. "Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja yang mencapai 5.000 orang pada masa konstruksi dan kurang lebih 200 orang pada masa operasi," kata Nicke, Rabu, 19 Desember 2018.

    Hari ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan pembangunan proyek pembangunan Infrastruktur gas dan PLTGU Jawa 1 yang berlokasi di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Proyek ini akan memiliki kapasitas hingga 1.760 MW dengan memanfaatkan 400 juta kaki kubik Liquefied Natural Gas (LNG) perhari yang dikirim langsung dari Tangguh.

    Darmin mendorong agar pembangunan proyek-proyek strategis seperti Proyek IPP PLTGU Jawa-1 ini dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur strategis lainnya di seluruh Indonesia dengan kualitas, profesionalisme dan kecepatan tinggi.

    “Infrastruktur gas diperlukan untuk mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga gas di seluruh Indonesia,” kata Darmin.

    Darmin berpesan kepada Pertamina, PLN, dan semua pihak yang terlibat agar kerja sama ini dijalankan sesuai dengan rencana langkah-langkah yang telah ditetapkan, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang ditargetkan.

    Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamaksyari, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Tadayuki Miyashita, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr, perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait, dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso.

    Baca berita Pertamina lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.