Menhub Budi Karya Sumadi Jajal Tol Sragen - Ngawi Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan terkait pesawat jatuh di Hotel Fairmont, Jakarta. 29 Oktober 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan terkait pesawat jatuh di Hotel Fairmont, Jakarta. 29 Oktober 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan ruas Tol Sragen - Ngawi yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini dapat digunakan untuk libur Natal dan Tahun Baru 2019. Ia menjelaskan ruas Tol Sragen – Ngawi akan memperlancar perjalanan masyarakat yang akan berlibur ke luar kota.

    Baca juga: Resmikan Tol Sragen - Ngawi, Jokowi Senang Ada Soto Kuali

    “Iya bisa digunakan,” kata dia di Hotel Fairmont, Rabu, 28 November 2018.

    Pagi ini Jokowi mereesmikan Tol Sragen - Ngawi. Ruas tol yang menjadi bagian dari jalan Solo—Ngawi sepanjang 90,43 kilometer tersebut dibuka untuk umum secara gratis mulai pukul 18.00 WIB, petang ini.

    Budi Karya menuturkan, pekan depan akan mencoba menggunakan jalur darat menuju Solo untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Selama perjalanan, Budi juga akan mengecek kenyamanan rest area sepanjang jalan tol itu.

    “Itu satu hal yang berulang-ulang Presiden sampaikan rest area harus bagus dan kota-kota yang dilalui itu harus dipersiapkan dengan baik agar turis domestik mampir,” ujar dia.

    Sebelumnya, Jokowi menegaskan keinginannya agar tempat peristirahatan di jalan tol dipenuhi oleh produk-produk lokal dari daerah-daerah di lokasi tempat istirahat. "Jangan sampai justru dipenuhi oleh brand-brand asing, dari luar, dan 'brand-brand' lokal hanya menjadi penonton," katanya.

    Ia menyebutkan di rest area Tol Sragen-Ngawi konsep itu sudah mulai diterapkan. "Saya harapkan di 'rest-rest area' yang lainnya juga mengikuti seperti ini," katanya.

    Ia juga menyebutkan 'rest area' memberi wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang. "Ada wadahnya sehingga dampaknya nanti kita lihat 1-2 tahun akan kelihatan seperti apa, kita akomodasi keinginan dari pelaku usaha mikro usaha kecil untuk memanfaatkan, memasarkan produk-produknya di 'rest area'," katanya.

    Ia menyebutkan konsep mengembangkan UMKM di rest area tol sangat bagus. "Ini mau dikonsep lagi dalam bentuk 'food court' bareng-bareng agar lebih bagus lagi," kata Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.