Jokowi Cek Bantuan Dana Rumah Korban Gempa Lombok, Masih Ruwet?

Reporter

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan awak media setelah bertemu dengan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, 5 Oktober 2018. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebutkan 5.000 lebih kepala keluarga sudah mencairkan dana bantuan untuk pembangunan kembali rumah yang hancur akibat gempa bumi di wilayah NTB. "Tadi Bu Wagub dan Pak Gubernur NTB menyampaikan sudah mulai cair, ada 5.000 lebih, nanti akan tambah lagi," kata Jokowi kepada wartawan di Bandara Internasional Lombok, NTB, Kamis, 18 Oktober 2018.

BACA: Defisit BPJS Kesehatan, Jokowi: Pencegahan Penyakit Lebih Utama

Ia menyebutkan dalam kunjungan kerjanya ke daerah itu, ia akan melihat apakah pencairan dana bantuan itu masih ruwet atau tidak. "Sekarang saya mau melihat setelah prosedur dijadikan satu ini, dari sebelumnya 17, apakah masih ruwet atau tidak," katanya.

Ia menyebutkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga melaporkan bahwa tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah berjalan sesuai rencana "Rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum sudah dalam progres, banyak yang sudah selesai," katanya.

Sementara itu mengenai hambatan dalam pembangunan rumah instan sederhana sehat atau RISHA, Presiden mengatakan, hambatan yang muncul adalah mulai sulitnya mendapatkan material RISHA. "Ini persoalan lapangan, ini akan terus saya lihat, saya perintahkan untuk segera ditambah cetakan RISHA," katanya.

BACA: Sertifikasi Tanah ala Jokowi, Anies Baswedan Siapkan Rp 187 M

Ia menyebutkan kalau perlu TNI dan Polri juga turun untuk menyiapkan komponen-komponen RISHA yang ternyata masyarakat sekarang juga sangat senang menggunakan konstruksi tahan gempa ini.

Mengenai target penyelesaian Presiden mengatakan bisa lebih cepat dari enam bulan tapi bisa juga lebih lambat. "Yang progress itu akan selalu saya ikuti, akan selalu saya pantau, akan selalu saya cek di lapangan baik yang di Nusa Tenggara Barat maupun yang di Sulawesi Tengah," katanya.

Ketika ditanya apakah masyarakat dapat memanfaatkan dana bantuan Rp 50 juta untuk keperluan selain membangun rumah, Presiden mengatakan dana tersebut belum tentu cukup karena yang sudah selesai belum ada. "Itu kan sudah ditransfer ke rekening, cukup atau tidak cukup belum jelas karena yang selesai saja belum ada. Tapi enggak apa-apa kalau memang rumahnya sudah jadi dan sisa itu sudah menjadi hak dari masyarakat tapi sekali lagi ini kan belum selesai, jangan-jangan kurang nanti," katanya.

Dalam kunjungan ke NTB, Presiden Jokowi juga akan mengecek penyaluran beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa dari keluarga korban bencana."Target penerima beasiswa ada 5.000-an, yang sudah berjalan kurang lebih 4.500, ini juga mau saya cek nanti sore," kata Presiden Jokowi.

ANTARA






Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

16 menit lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

14 jam lalu

Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

Fadli Zon menilai isu duet Prabowo - Jokowi mesti ditinjau fatsun politiknya.


Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

14 jam lalu

Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Presiden Jokowi dan Xi Jinping direncanakan meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki kereta inspeksi.


Menteri PUPR Minta Pembangunan Gereja Katedral Kupang Dipercepat, Pekerja Ditambah

15 jam lalu

Menteri PUPR Minta Pembangunan Gereja Katedral Kupang Dipercepat, Pekerja Ditambah

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini capaian pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang baru 60 persen.


Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

15 jam lalu

Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

Fadli mengatakan Prabowo tidak perlu menegaskan soal isu duet ini, mengingat para relawanlah yang melontarkan dan mendukung Prabowo-Jokowi.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

16 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

19 jam lalu

Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

Menteri PUPR menginstruksikan agar UPB dapat mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Raknamo yang telah diresmikan Jokowi pada tahun 2018 silam.


Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

20 jam lalu

Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

Pembangunan Bendungan Manikin di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT ditargetkan rampung pada awal tahun 2024.


Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

22 jam lalu

Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

Gempa terkini di Tarutung telah menyebabkan sedikitnya satu orang meninggal dan sembilan korban luka. Selain itu, lima bangunan roboh.


Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

1 hari lalu

Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

Gempa merusak di Tarutung yang terakhir terjadi satu dekade lalu. Pemicu sama, kekuatan sedikit lebih lemah, 165 rumah rusak.