Selasa, 11 Desember 2018

Akhir Oktober, Japan Airlines Pindah ke Terminal 3 Bandara Soetta

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Japan Airlines. REUTERS/Toru Hanai

    Japan Airlines. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II mengumumkan kesiapan perpindahan operasional Japan Airlines (JAL) akan dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 26 Oktober 2018 mendatang. "Penerbangan perdana Japan Airlines di Terminal 3 akan terjadi pada jadwal penerbangan JL720 pukul 06.46 di counter check-in C01-C06," ujar Executive General Manager, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), M Suriawan Wakan dalam keterangan tertulis Sabtu 6 Oktober 2018.

    Menurut Suriawan, berbagai persiapan telah dilakukan dalam perpindahan operasional ini.Suriawan mengatakan pengelola Bandara Soekarno-Hatta secara bertahap memindahkan penerbangan internasional yang ada di Terminal 2 ke Terminal 3 sejak 2017 lalu.

    Perpindahan tempat operasional maskapai tujuan luar negeri ini ditunjang dengan memaksimalkan pelayanan operasional Terminal 3 yang memiliki panjang 2,5 kilometer dan daya tampung 25 juta penumpang itu.

    Terminal 3, kata Suriawan, telah didukung berbagai fasilitas berteknologi canggih dan modern seperti mesin penanganan bagasi otomatis atau Baggage Handling System (BHS) yang memiliki pendeteksi keamanan sampai level 5, mesin check-in mandiri, CCTV yang terpasang di 600 titik dan WiFi.

    Untuk konektifitas Terminal 3 juga tersedia, mulai dari shuttle bus hingga Skytrain yang siap mengantar penumpang dari satu terminal ke terminal lain di Bandara Soekarno-Hatta.

    PT Angkasa Pura II saat ini sedang membangun hotel transit di Bandara yang berkapasitas 150 kamar hotel di Internasional. Sedangkan yang telah dihadirkan saat ini yakni hotel kapsul di Terminal 3 sebanyak 120 unit sejak 10 Agustus 2018.

    Dengan berbagai fasilitas Terminal 3 ini, Suriawan optimis Japan Airlines dan maskapai penerbangan internasional yang telah beroperasi berkembang dalam berbagai aspek. "Perpindahan maskapai ini menandai pertumbuhan konektivitas yang secara terus menerus meningkat dan semakin bersaing sebagai bandara di dunia."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.