Menteri Inggris Kunjungi Sri Mulyani, Jajaki Soal Green Bond

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencoba salah satu hasil karya finalis terpilih Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2018 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 14 September 2018. KJSA 2018 mengangkat tema

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencoba salah satu hasil karya finalis terpilih Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2018 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 14 September 2018. KJSA 2018 mengangkat tema "Membuat Karya untuk Hidup Lebih Baik". Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Muda Inggris untuk Bidang Ekonomi John Glen mengatakan negaranya memiliki dana kesejahteraan dan dana infrastruktur yang bisa dialokasikan untuk sejumlah program pembiayaan hijau alias pembiayaan berorientasi lingkungan atau green bond.

    "Kami mendiskusikan apakah ada sektor pembiayaan hijau di mana kami bisa menggelontorkan dana kesejahteraan inggris bekerja sama dengan pemerintah Indonesia," ujar Glen menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 24 September 2018.

    Baca: Kemenkeu Pastikan Dana Bantuan BPJS Kesehatan Cair Senin Besok

    Glen mengatakan negaranya menaruh perhatian serius pada isu perubahan iklim yang mendera dunia belakangan ini. Oleh karena itu, isu tersebut juga menjadi topik perbincangan saat menemui Sri Mulyani. "Kami berdiskusi dengan Menteri Keuangan bagaimana kami bisa bekerja sama mencapai tujuan itu bersama," kata Glen.

    Hanya saja, Glen belum menyebut berapa besar dana yang bisa digelontorkan dalam kerja sama dengan Indonesia. Ke depannya, Inggris bakal semakin memperkuat dialognya dengan Indonesia.

    Glen menyebut Menteri Keuangan Inggris Phillip Hammond juga bakal melakukan pertemuan dengan Sri Mulyani pada tahun ini. Namun, Glen belum menyebut kapan pertemuan itu bakal dihelat. "Kami ingin memperdalam hubungan dengan menjalin kerja sama di bidang perekonomian," tutur Glen.

    Selain soal pembiayaan berorientasi lingkungan, dalam rapat berdurasi sekitar 45 menit itu Glen dan Sri Mulyani juga membicarakan pertumbuhan sektor ekonomi, khususnya menyoal peluang di bidang layanan keuangan dan pasar konsumer.

    "Kami juga berbagi pengalaman bahwa kami selalu melihat masa depan, generasi penerus," kata Glen. Ia mengkaji bagaimana pemerintah nantinya bisa memfasilitasi para anak muda untuk bisa mengakses layanan keuangan.

    Terakhir, mereka juga membicarakan soal peluang perusahaan-perusahaan nasional Indonesia untuk dapat melantai dan surat utang di Bursa Efek London. "Ini adalah rapat yang sangat konstruktif, dan adalah sebuah kehormatan bagi kami untuk bisa mengunjungi Menteri Keuangan Indonesia hari ini," kata Glen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.