Asian Games, 13 Stasiun TV Raup Belanja Iklan Rp 4,98 Triliun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertunjukan kembang api menghiasi upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 2 September 2018. TEMPO/Subekti.

    Pertunjukan kembang api menghiasi upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 2 September 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya sebanyak 13 perusahaan pengelola stasiun televisi menangguk keuntungan selama penyelenggaraan Asian Games 2018 yang lalu. Selama periode penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut, 18 Agustus - 2 September 2018, total belanja iklan belasan stasiun televisi nasional mencapai Rp 4,98 triliun. 

    Baca: Asian Games 2018, Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Tapi...

    Ke-13 stasiun televisi tersebut yaitu SCTV, Indosiar, RCTI, MNC TV, ANTV, Global TV, Trans TV, Trans 7, TV One, Metro TV, Net TV, Kompas TV, TVRI. Dua stasiun televisi milik Surya Citra Media (SCM) yakni SCTV dan Indosiar selaku pemegang hak siar Asian Games 2018 di Indonesia, menyerap belanja iklan senilai Rp 1,29 triliun (25,92 persen). 

    Data Adstensity tersebut menghitung iklan-iklan televisi di dalam jeda iklan (commercial break) saja. Angka itu tidak menghitung apabila ada iklan yang dibuat dalam bentuk atau bagian dari sebuah program acara khusus di setiap stasiun televisi.

    Berdasarkan hasil monitoring iklan televisi (TV) Adstensity yang dipantau oleh PT.Sigi Kaca Pariwara, pengiklan terbesar di SCM didomininasi oleh Bukalapak.com dengan total belanja iklan Rp 77,11 miliar. 

    Bila dilihat besarnya pendapatan iklan TV dari periode sebelum pelaksanaan Asian Games 2018 dan saat Asian Games 2018 disiarkan (18 Agustus - 2 September 2018), diketahui tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan commercial break di dua stasiun TV milik SCM tersebut. 

    Pendapatan commercial break SCM saat Asian Games 2018 menurun sebesar 9,83 persen dibandingkan periode 1-17 Agustus 2018 yakni dari Rp 1,43 triliun menjadi Rp 1,29 triliun pada periode Asian Games 2018 berlangsung. 

    SCM juga mengalami penurunan jumlah titik iklan pada dua periode itu yaitu dari 34.095 titik iklan menjadi 26.227 titik iklan, turun 23,08 persen. Penurunan terjadi diduga karena pemasang iklan cenderung sudah mengeluarkan belanja iklan lebih besar sebelum dan saat momen Kemerdekaan RI 2018 yang berlangsung lebih awal dibandingkan saat Asian Games 2018.

    Baca: Sri Mulyani Puji Penyelenggaraan Asian Games 2018: Terima Kasih

    Pemasang iklan juga melakukan strategi promosi iklan melalui billboard, banner, pamflet di jalan, lokasi pertandingan, dan pusat perbelanjaan, serta pada acara-acara off air bersinergi dengan SCM dan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?