Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gempa Lombok, PUPR Akan Bangun Kembali 3.500 Rumah yang Rusak

image-gnews
Relawan merangkak di bawah puing-puing untuk menemukan korban yang selamat di sebuah rumah yang runtuh akibat gempa bumi di Desa Pemenang, Lombok Utara, Selasa, 7 Agustus 2018. REUTERS/Beawiharta
Relawan merangkak di bawah puing-puing untuk menemukan korban yang selamat di sebuah rumah yang runtuh akibat gempa bumi di Desa Pemenang, Lombok Utara, Selasa, 7 Agustus 2018. REUTERS/Beawiharta
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuldjono, mengatakan ada sekitar 3.500 rumah yang rusak parah akibat gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rumah tersebut akan dibangun ulang oleh Kementerian PUPR.

Baca: Korban Tewas Gempa Lombok Bertambah Jadi 98 Orang

Basuki menyebutkan rumah-rumah dengan rusak parah akan mendapatkan penggantian Rp 50 juta per keluarga. "Syaratnya mereka harus bangun rumah dengan supervisi PUPR," kata dia di Kantor Kementerian PUPR, Selasa malam, 7 Agustus 2018.

Kerusakan tersebut, ujar Basuki, lebih parah dari gempa sebelumnya yang terjadi di Sembalun. Selain supervisi pembangunan rumah, PUPR juga memberikan bantuan air bersih dan sanitasi. "Saat ini masih diidentifikasi," ujar dia.

Pembangunan tersebut, kata Basuki, menggunakan dana dari Badan Nasional, Penanggulangan Bencana. Untuk pembangunan sanitasi dan air bersih menggunakan dana dari PUPR. Basuki mengatakan pembangunan sanitasi memakan puluhan miliar.

Rumah yang akan dibangun oleh PUPR, nantinya akan menggunakan material yang lebih kokoh. Basuki menjelaskan rumah-rumah warga di Lombok sebelumnya, terbuat dari material yang ringkih. Sehingga, kerusakan masif terjadi saat terkena gempa bumi.

Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali pada Ahad, 5 Agustus 2018 pukul 18.46 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa itu merupakan gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya.

Gempa sebelumnya terjadi Ahad pekan lalu, 29 Juli 2018, dengan kekuatan 6,4 SR. Menurut Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, sejak saat itu pemerintah NTB mengeluarkan perpanjangan penetapan status keadaan tanggap darurat sampai dengan 11 Agustus 2018. "Kami mengajak seluruh masyarakat di Tanah Air untuk turut membantu saudara-saudaranya di NTB dan wilayah terdampak gempa lainnya di Indonesia," ujarnya.

Lantaran gempa 7 SR ini, data sementara mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, ratusan orang luka-luka, dan ribuan warga mengungsi. Aparat gabungan hingga kini masih melakukan evakuasi, penyisiran, dan penanganan dampak gempa.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gempa Dangkal Minggu Dini Hari Getarkan Bandung dan Cianjur hingga III MMI

2 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Dangkal Minggu Dini Hari Getarkan Bandung dan Cianjur hingga III MMI

Gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 6 kilometer.


Info Terkini Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku, Akibat Aktivitas Sesar Seram Utara

3 jam lalu

Gempa tektonik dengan parameter update magnitudo 5,0 mengguncang wilayah pantai utara Maluku Tengah, Maluku, pada hari Minggu, 3 Desember 2023, pukul 09.39.57 WIB. (BMKG)
Info Terkini Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku, Akibat Aktivitas Sesar Seram Utara

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik Seram Utara.


Filipina Cabut Peringatan Tsunami Pasca-gempa 7,4 SR

5 jam lalu

Warga berkumpul di pusat evakuasi pasca gempa di Hinatuan, Surigao del Sur, Filipina 2 Desember 2023. Hinatuan LGU/Handout via REUTERS
Filipina Cabut Peringatan Tsunami Pasca-gempa 7,4 SR

Filipina mencabut peringatan tsunami pada Minggu 3 Desember 2023 setelah gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter yang melanda bagian selatan negara itu


Cerita Evakuasi dan Peringatan Tsunami akibat Gempa Dahsyat di Mindanao Filipina

9 jam lalu

Gempa Mindanao, Filipina, pada Selasa, 20 Oktober 2019, mengakibatkan tanah longsor dan bangunan hancur.[Courtesy of Kidapawan City Government/ABS-CBN News]
Cerita Evakuasi dan Peringatan Tsunami akibat Gempa Dahsyat di Mindanao Filipina

Gempa kuat di Filipina memicu peringatan tsunami dan evakuasi.


BMKG Sebut Gempa Filipina Selatan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

14 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
BMKG Sebut Gempa Filipina Selatan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG menyatakan gempa magnitudo 7,4 yang mengguncang Mindanao, Filipina, tidak berpotensi memicu tsunami di wilayah Sulawesi Utara Indonesia.


Sistem Peringatan Sebut Filipina Bisa Tsunami 3 Meter akibat Gempa 7,5 Magnitudo

14 jam lalu

Ilustrasi tsunami. afognak.org
Sistem Peringatan Sebut Filipina Bisa Tsunami 3 Meter akibat Gempa 7,5 Magnitudo

Gempa bumi 7,5 melanda Filipina, tsunami diperkirakan terjadi di Filipina dan Jepang.


Gempa Dahsyat Guncang Filipina, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami

15 jam lalu

Seawall Aketo yang rusak akibat tsunami tahun 2011 ini terlihat dari tembok laut yang baru dibangun di desa Tanohata, Prefektur Iwate, Jepang, 1 Maret 2018. Sejak bencana tersebut, beberapa kota melarang pembangunan di dekat pantai dan telah memindahkan penduduk ke tanah yang lebih tinggi. REUTERS
Gempa Dahsyat Guncang Filipina, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami

Peringatan tsunami dikeluarkan untuk wilayah pesisir Pasifik Jepang akibat gempa dahsyat di Filipina.


PUPR Ingin Perbaikan Infrastruktur Pengendali Banjir Kota Semarang Kelar Tiga Hari Lagi

18 jam lalu

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 November 2023. Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan APBN tahun anggaran 2023 sampai dengan 31 Oktober 2023 dan membahas program atau kegiatan tahun anggaran 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
PUPR Ingin Perbaikan Infrastruktur Pengendali Banjir Kota Semarang Kelar Tiga Hari Lagi

PUPR menginstruksikan agar pengoperasian infrastruktur pengendali banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah, ditingkatkan.


Tarif Tol JORR, Akses Tanjung Priok dan Pondok Aren-Ulujami Naik Mulai Senin Besok

1 hari lalu

Ilustrasi jalan tol. dok.TEMPO
Tarif Tol JORR, Akses Tanjung Priok dan Pondok Aren-Ulujami Naik Mulai Senin Besok

Tol JORR Akses Tanjung Priok (ATP) dan Pondok Aren - Ulujami naik mulai Senin, 4 Desember 2023, pukul 00.00.


Menteri PUPR Tingkatkan Pembangunan Bendungan

6 hari lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Anggota DPR Mulyadi usai peresmian Bendungan Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa 31 Agustus 2021. Bendungan yang telah dibangun selama tujuh tahun dengan biaya Rp513 miliar tersebut memiliki daya tampung 25,9 juta meter kubik air dan diproyeksikan dapat menyuplai air bagi 3.000 hektar sawah di Kuningan, Cirebon, hingga Brebes. ANTARA FOTO/Agus Suparto
Menteri PUPR Tingkatkan Pembangunan Bendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tingkatkan pembangunan bendungan untuk antisipasi perubahan iklim.