BRI Raup Laba Bersih Rp 14,93 T di Semester I Tahun 2018

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memaparkan kinerja keuangan perusahaan pada Triwulan II 2018 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memaparkan kinerja keuangan perusahaan pada Triwulan II 2018 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI beserta entitas perusahaan anak mencatatkan laba bersih sebesar Rp 14,93 triliun hingga akhir triwulan II 2018, tumbuh 11 persen secara year on year (yoy). Direktur Utama Bank BRI Suprajarto mengatakan salah satu penopang utama laba tersebut yakni penyaluran kredit yang tumbuh double digit, di atas rata rata industri perbankan Indonesia.

    Baca: Agustus, BRI Rilis Sistem Pembayaran Berbasis QR Code

    "Hingga akhir triwulan II 2018, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp 794,3 triliun atau naik sebesar 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 687,9 triliun," kata Suprajarto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan, kata Suprajarto, pencapaian tersebut di atas tingkat pertumbuhan kredit perbankan nasional pada Juni 2018 yang tercatat 10,7 persen. Selain itu, pencapaian ini juga berhasil dicatatkan di tengah kondisi perekonomian dunia yang menantang.

    Baca: Siap-siap, Suku Bunga Kredit BRI Naik Bulan Depan

    Kinerja positif BRI ini melanjutkan capaian perusahaan plat merah ini pada triwulan I 2018 sebelumnya. Dalam triwulan I, BRI meraup laba bersih sebanyak Rp 7,42 triliun atau tumbuh sekitar 11,4 persen secara yoy. Saat itu, BRI juga mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 757,68 triliun, naik 11,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 681,27 triliun.

    Suprajarto juga mengatakan komposisi kredit di BRI cukup menggembirakan karena masih didominasi oleh segmen usaha, mikro, kecil dan menengah atau UMKM. Penyaluran kredit UMKM mencapai nilai Rp.602,7 triliun atau sekitar 75,9 persen dari total kredit BRI.

    Komposisi ini lebih besar dibanding kredit non-UMKM yang hanya senilai Rp 191,5 triliun atau dengan porsi sekitar 24,1 persen. “Bank BRI akan terus berkomitmen memberdayakan UMKM di Indonesia karena target kami di tahun 2022 penyaluran kredit ke segmen UMKM mencapai 80 persen dari total kredit BRI,” ujar Suprajarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?