Eco Basic, Tiket Baru Garuda Indonesia dengan Harga Super Hemat

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia tinggal landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, (11/2). ANTARA/Ismar Patrizki

    Pesawat Garuda Indonesia tinggal landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, (11/2). ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia meluncurkan kelas penumpang baru, yakni Eco Basic, yang diklaim lebih rendah dibandingkan dengan harga promosi.

    Direktur Layanan Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe mengatakan layanan tersebut masih terbatas pada rute Explore yang menggunakan pesawat ATR 72-600 maupun CRJ 1000 NextGen. Selain itu, jumlah tiket yang dijual pada kelas ini hanya sebanyak 12 seat tiap penerbangan.

    Baca juga: Garuda Indonesia Siapkan 67.000 Kursi Tambahan untuk Lebaran 2018

    "Kami ingin membuat calon penumpang mau terbang dengan Garuda karena kelas yang ini lebih murah," kata Nicodemus hari ini, Kamis, 24 Mei 2018.

    Terdapat 44 rute penerbangan yang memiliki kelas Eco Basic. Adapun, kelas tersebut sudah dapat dibeli dan beroperasi pada Senin pekan depan, 28 Mei 2018.

    Dalam situs resmi Garuda Indonesia, Eco Basic merupakan salah satu jenis kelas ekonomi (Economy Class) bersama dengan Special Promo, Promo, Affordable dan Flexible. Eco Basic memiliki layanan yang paling minimal di antara jenis lainnya.

    Nicodemus menuturkan harga yang ditetapkan pada rute tersebut berada sedikit di atas tarif batas bawah yang diatur oleh Kementerian Perhubungan. Tarif tersebut bahkan diklaim lebih rendah dibandingkan dengan saat melakukan promosi.

    Pemilihan rute penerbangan Garuda Indonesia yang memiliki kelas Eco Basic berdasarkan waktu terbang di bawah 2 jam, menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 dan CRJ1000, serta terbatas pada rute Explore. "Diharapkan bisa menambah SLF (tingkat keterisian kursi) hingga 10 persen setiap rute," ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.