Lampu Landasan Bandara Manado Mati, Ini Penerbangan Terdampak

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado mengamati jadwal penerbangan, yang dibatalkan akibat lampu landasan pacu rusak, Kamis malam, 22 Maret 2018. (Tempo/Isa Anshar)

    Sejumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado mengamati jadwal penerbangan, yang dibatalkan akibat lampu landasan pacu rusak, Kamis malam, 22 Maret 2018. (Tempo/Isa Anshar)

    TEMPO.CO, Jakarta Lampu landasan pacu Bandar Udara Sam Ratulangi yang mati mengakibatkan aktivitas Bandara Manado, Kamis 22 Maret 2018 lumpuh total.

    Tak hanya penerbangan dari Bandar Udara Sam Ratulangi di Manado yang dibatalkan, penerbangan menuju Manado juga mengalami terdampak. Sebanyak dua penerbangan harus kembali ke bandara semula. Tiga penerbangan lainnya juga mendarat ke bandara terdekat dari Manado.

    Baca juga: Lampu Landasan Bandara Sam Ratulangi Rusak, 4 Penerbangan Ditunda

    Adapun penerbangan yang diharuskan kembali ke bandara awal yakni Wings Air IW1537 dari Ambon dan pesawat Nam Air IN699 dari Ternate.

    Pesawat yang dialihkan pendaratan ke bandara terdekat adalah Citilink QG307 dari Surabaya, Wings Air IW1188 dari Palu dan Batik Air ID6272 dari Jakarta.

    "Untuk yang delay pesawat Wings Air IW1536 ke Ambon, Garuda GA627 ke Jakarta, Lion Air JT2751 ke Shanghai dan Batik Air ID6275 ke Jakarta," tutur Statement Communication and Legal Section Head Bandara Manado, Andanina Megasari.

    Dikatakan Andanina, hingga saat ini, pihak Bandara Manado sedang melakukan perbaikan di area airside yang menjadi problem utama. "Untuk penumpang saat ini pelayanan sudah diberikan makan malam. Tinggal menunggu kelanjutannya bagaimana," tutur Andanina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.