Berbisnis Kuliner, Kaesang Pangarep: Terinspirasi dari Kakak

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaesang Pangarep membagikan martabak usai demo masak Sang Pisang vs MARKOBAR di Jakarta, 11 Maret 2018.  Momentum itu digunakan oleh kakak beradik tersebut untuk memperkenalkan varian baru dari produk masing-masing. TEMPO/Amston Probel

    Kaesang Pangarep membagikan martabak usai demo masak Sang Pisang vs MARKOBAR di Jakarta, 11 Maret 2018. Momentum itu digunakan oleh kakak beradik tersebut untuk memperkenalkan varian baru dari produk masing-masing. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, sudah satu tahun belakangan ini menggeluti bisnis kuliner dengan meluncurkan produk pisang goreng nugget dengan nama brand Sang Pisang.

    Kaesang mengikuti jejak kakaknya, Gibran Rakabuming Raka, yang telah memulai bisnis kuliner Martabak Kota Barat (Markobar) sejak 2015. Kaesang mengaku mempelajari cara berbisnis kuliner dari sang kakak.

    "Terinspirasi dari kakak, dari bapak juga. Bapak kan dulunya juga (bisnis) furnitur, tetapi bisnisnya gaya kuno. Mas Gibran ini (bisnisnya) gaya milenial, jadi lebih bisa diikuti daripada bapak," ujar Kaesang dalam acara pembukaan gerai baru Sang Pisang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 11 Maret 2018.

    Baca juga: Kaesang Pangarep Buka-bukaan Soal Kenapa Pilih Berjualan Pisang

    Selain gaya berbisnis Gibran yang lebih "kekinian", di antaranya dengan pemasaran melalui media sosial, Kaesang juga mengaku lebih sering mengobrol seputar bisnis dengan sang kakak,  mengingat kesibukan Presiden Jokowi.

    "Bapak kan banyak kerjaan, jadi nggak pernah ngobrol sama bapak juga," tutur mahasiswa yang sedang menempuh studi di Singapura itu.

    Sejak dirintis pada 2017, Sang Pisang telah memiliki 10 gerai, di antaranya di Jakarta, Palembang, Bandung dan Makassar.

    Olahan pisang yang memiliki 20 varian rasa dan dijual seharga Rp 20 ribu itu disebut Kaesang berbeda dibandingkan merek pisang goreng nugget lainnya karena pisangnya telah diolah terlebih dahulu. "Jadi bukan cuma pisang yang dikasih tepung lalu digoreng," ujar pemuda berusia 23 tahun itu.

    Baca juga: Ini Kiat Sukses Berbisnis di Usia Muda Ala Kaesang Pangarep

    Kaesang memilih pisang goreng nugget sebagai produk kulinernya karena bahan utamanya mudah didapat dan bisa menjadi variasi baru resep rumahan. "Saya melihat peluang juga, adanya pasar yang sangat besar di Indonesia," kata bungsu dari tiga bersaudara itu.

    Meski menolak menyebut nilai omzet Sang Pisang, ia berharap bisnis kulinernya bisa terus berkembang selain bisnis lain yang sedang ditekuninya, yakni produk kaos Sang Javas dan produk aplikasi jual beli makanan rumahan Madhang.

    Dalam waktu dekat, Kaesang Pangarep akan mengambil alih pengelolaan produk kuliner Gibran lainnya, yaitu Gudeg Mbak Yus, yang resepnya asli dari Solo. Gudeg tersebut, kata dia, pernah dipromosikan Gibran kepada putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.