Startup Pilihan Tempo: Ruangguru, yang Dipuji Jokowi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara saat kunjungan ke Ruang Guru di Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 6 November 2017. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara saat kunjungan ke Ruang Guru di Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 6 November 2017. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi sempat menyebut Ruangguru ketika bicara dalam acara Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke-68 di Yogyakarta, Selasa 19 Desember 2017. Jokowi menyebut Ruangguru sebagai jembatan interaksi guru dengan guru atau guru dengan murid yang amat bermanfaat saat ini.

    Aplikasi Ruangguru itu, ujar Jokowi, selain membantu guru berinteraksi toh tetap bisa menghasilkan rejeki bagi pembuatnya melalui iklan-iklan yang masuk.

    Baca juga: Inilah 16 Start-Up Terbaik Pilihan Koran Tempo

    Ruangguru termasuk di antara 16 startup pilihan Koran Tempo. Ide Ruangguru berawal dari kerisauan Adamas Belva Syah Devara, alumnus program master administrasi bisnis Stanford University dan administrasi publik dari Harvard University.

    Sebelum belajar ke Amerika Serikat, Belva risau karena ibunya kebingungan mencari guru privat. Saat itu, sang adik butuh les matematika dan fisika untuk persiapan masuk perguruan tinggi negeri. "Ibu akhirnya tanya ke sana-kemari mencari guru les. Seperti beli kucing dalam karung," ujar Belva, kepada Tempo. 

    Belva lalu menghubungi seorang kawannya di Institut Teknologi Bandung. Dia meminta sang kawan membuatkan website Ruangguru. Layanan ini adalah penyedia guru les privat yang siap dipanggil ke rumah. Kualitas guru ditentukan peringkat yang diberikan pengguna jasa sebelumnya. Sistemnya bagi hasil. Ruangguru mendapat 30 persen dari tarif les.

    Pada 2014, bersama Iman Usman, rekannya dari Universitas Indonesia, Belva menggarap Ruang Guru lebih serius. "Saya dan Iman berpikir, kenapa enggak ada database guru les yang bagus di sini?"

    Saat ini, layanannya juga mencakup Ruanguji, jasa ujian soal untuk ujian akhir, sampai seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui aplikasi online. Ada juga Ruangvideo yang memuat solusi memecahkan soal berbasis audio-visual. Start-up ini turut menggarap Line Academy, layanan try out ujian nasional, bersama penyedia aplikasi pesan instan asal Jepang, Line.

    Kemitraan juga dijalin Ruangguru bersama 26 provinsi dan 300 kabupaten/kota. Pemerintah daerah mewajibkan sekolah-sekolah menggunakan Ruangguru sebagai platform ujian try out. Kongsi ini menambah 1,7 juta pelanggan tambahan bagi Ruangguru. Sedangkan mitranya saat ini mencakup 80 ribu guru di 34 provinsi.

    Capaian itu membuat perusahaan modal ventura East Venture mendanai Ruangguru. Kucuran uang juga diberikan dari Venturra Capital milik Lippo Group. Menurut Belva, jumlahnya mencapai jutaan dolar AS.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan salah satu sektor start-up yang akan berkembang ke depannya adalah pendidikan. Ruangguru adalah salah satunya. Dia optimistis start-up ini bisa mendapatkan pendanaan kelas kakap dengan valuasi hingga US$ 1 miliar atau biasa disebut unicorn. "Prediksi saya 2-3 tahun lagi," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.