Truk Kelebihan Muatan di Jembatan Timbang Bakal Ditindak Tegas

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 26 Jembatan Timbang Segera Beroperasi

    26 Jembatan Timbang Segera Beroperasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan bertindak tegas dengan menurunkan barang-barang berlebih yang dibawa oleh truk ketika berada di jembatan timbang.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, yakin tindakan tegas seperti itu di jembatan timbang dapat memberikan efek jera. “Kalau satu bulan kita yakin sudah ada tindakan tegas. Stright kita kepada pelanggar-pelanggar itu, bulan berikutnya pasti tidak akan berani [melanggar lagi],” kata Budi di Jakarta pada Minggu, 10 Desember 2017.

    Dia menjelaskan pihaknya akan membangun beberapa fasilitas untuk mendukung sistem penindakan terhadap truk pembawa muatan atau tonase berlebih. Fasilitas yang akan dibangun, lanjutnya, seperti gudang dan sumber daya manusia (SDM) tambahan untuk menurunkan barang-barang berlebih yang kedapatan dibawa oleh truk.

    Baca: Truk Kelebihan Muatan di Jembatan Timbang, Siap-siap Ditilang

    Terkait dengan gudang, ujarnya, beberapa jembatan timbang baru yang telah dikelola oleh Kemenhub sudah memiliki fasilitas tersebut. “Kita akan bangun dengan fasilitas-fasilitas yang mendukung untuk sistem yang akan kita terapkan. Misalnya, kalau ada barang yang diturunkan, berarti saya butuh gudang, berarti saya butuh orang untuk menurunkan barang,” katanya.

    Dia menegaskan penindakan berupa tilang yang selama ini diterapkan di jembatan timbang kerap membuat truk dengan muatan atau tonase berlebih dapat tetap jalan sehingga tetap merusak jalan-jalan yang dilalui.

    Saat ini, ujar Budi, pihaknya menggandeng PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia guna melakukan pembenahan jembatan timbang. Dia berharap langkah tersebut dapat mengubah budaya yang ada sehingga masyarakat yakin dengan fungsinya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.