Menteri dan Pejabat Nonton Peluncuran BRISat di Rumah JK  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Sabtu, 18 Juni 2016 04:22 WIB

Suasana di ruang kontrol Jupiter Room, Guiana Space Centre, Guyana Prancis, menjelang peluncuran satelit BRisat

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan kegiatan nonton bareng peluncuran satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (persero) yang diberi nama BRIsat. Acara ini diadakan di rumah dinas Kalla, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Juni 2016.

Sejumlah pejabat dan tokoh pun terlihat datang di lokasi, seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara Sofyan Basir, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, serta jajaran manajemen BRI turut hadir. Namun ada kemungkinan waktu peluncuran tertunda beberapa saat lantaran kendala cuaca.

Diketahui, berdasarkan keterangan di ruang kontrol Jupiter Room Guiana Space Centre, penundaan peluncuran diperkirakan mencapai maksimal sepuluh menit. Sedianya, roket Ariane 5 yang membawa BRIsat dan satelit Echostar XVIII milik perusahaan asal Amerika Serikat meluncur pada pukul 17.30 waktu setempat.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan layanan inklusi keuangan, terutama di sektor mikro yang menjadi bisnis inti BRI, bakal kian melesat setelah BRIsat beroperasi. Asmawi juga yakin BRIsat bisa menekan beban operasi sedikitnya Rp 500 miliar per tahun untuk menyewa satelit.

Manajemen BRI mengklaim BRIsat bisa menghemat beban operasi hingga 40 persen atau sekitar Rp 200 miliar. Selama ini, BRI menyewa satelit berkapasitas 23 transponder dari pihak lain dengan biaya Rp 500 miliar per tahun.

BRIsat, yang memiliki 45 transponder, juga akan dimanfaatkan empat instansi pemerintah, yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Semula BRIsat rencananya akan diluncurkan di Guyana Space Center, Kourou, Jumat, 17 Juni 2016, pukul 17.30 waktu setempat. Namun rencana itu tertunda karena faktor cuaca. BRIsat, yang dibawa roket Ariane 5, akan mengorbit di koordinat 150,5 derajat Bujur Timur atau di atas langit Papua. Setelah mengorbit, BRIsat akan dikendalikan di sarana primary satellite control facility di Ragunan, Jakarta Selatan, dan Tabanan, Bali.

DIKO OKTARA | FERY FIRMANSYAH




Berita terkait

Satelit Merah Putih PT Telkom Siap Diluncurkan 4 Agustus 2018

26 Juli 2018

Satelit Merah Putih PT Telkom Siap Diluncurkan 4 Agustus 2018

Saat ini, Satelit Merah Putih PT Telkom sudah berada di lokasi peluncuran di SpaceX, Florida, Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Rusia, Jepang, dan Cina Luncurkan Satelit Nyaris Berbarengan

7 Februari 2018

Rusia, Jepang, dan Cina Luncurkan Satelit Nyaris Berbarengan

Rusia, Jepang, dan Cina telah menyelesaikan serangkaian peluncuran satelit pada 1 hingga 3 Februari 2018.

Baca Selengkapnya

Anomali Satelit Telkom 1, Seluruh Jaringan BRI Sudah Pulih

10 September 2017

Anomali Satelit Telkom 1, Seluruh Jaringan BRI Sudah Pulih

Sejumlah kantor dan ATM BRI sempat tak beroperasi akibat gangguan satelit Telkom 1.

Baca Selengkapnya

Percepat Peluncuran Satelit Baru, Telkom Berkunjung ke California

6 September 2017

Percepat Peluncuran Satelit Baru, Telkom Berkunjung ke California

Satelit Telkom-4 ditempatkan di ruang bekas Telkom-1.

Baca Selengkapnya

Telkom Percepat Peluncuran Satelit Telkom 4

6 September 2017

Telkom Percepat Peluncuran Satelit Telkom 4

Satelit Telkom 4 milik PT Telekomunikasi Indonesia dijadwalkan meluncur pada Agustus 2018.

Baca Selengkapnya

Telkom: 66 Persen Layanan ATM Sudah Pulih

5 September 2017

Telkom: 66 Persen Layanan ATM Sudah Pulih

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. atau PT Telkom menyatakan sebanyak 66 persen ATM bank sudah berfungsi normal kembali.

Baca Selengkapnya

Kabar Satelit Telkom 1 Hancur, Rudiantara: Jangan Berspekulasi  

5 September 2017

Kabar Satelit Telkom 1 Hancur, Rudiantara: Jangan Berspekulasi  

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kepada publik untuk tidak berspekulasi terlebih dahulu tentang penyebab terganggunya Satelit Telkom 1.

Baca Selengkapnya

Anomali Satelit Telkom 1, Sejumlah ATM BNI di Bekasi Sudah Pulih  

4 September 2017

Anomali Satelit Telkom 1, Sejumlah ATM BNI di Bekasi Sudah Pulih  

ATM BNI di sejumlah pusat perbelanjaan, pasar retail, dan lokasi lain di Kota Bekasi sudah dapat kembali dimanfaatkan nasabah.

Baca Selengkapnya

BI Berharap Pemulihan Gangguan Satelit Rampung 10 September

1 September 2017

BI Berharap Pemulihan Gangguan Satelit Rampung 10 September

Gangguan satelit Telkom 1 diharapkan selesai pada 10 September 2017.

Baca Selengkapnya

Alasan Telkom Belum Hitung Kerugian Akibat Gangguan Satelit

30 Agustus 2017

Alasan Telkom Belum Hitung Kerugian Akibat Gangguan Satelit

PT Telkom Indonesia masih menghitung kerugian yang disebabkan oleh gangguan yang menimpa satelit Telkom 1.

Baca Selengkapnya