Nasib Utang TPPI Diputuskan Dua Hari Lagi  

Reporter

Kamis, 27 September 2012 15:35 WIB

tppi

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan memutuskan nasib utang PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia dalam satu atau dua hari mendatang. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Hadiyanto, Kamis, 27 September 2012.

Hadiyanto ditemui seusai menghadiri rapat bersama sejumlah petinggi badan usaha milik negara. Rapat membahas tentang hutang TPPI. Sekitar pukul 12.00, satu per satu petinggi PT Perusahaan Pengelola Aset, Badan Pelaksanan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi dan PT Pertamina meninggalkan kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta. Namun mereka enggan menjelaskan status utang TPPI.

Sumber Tempo mengatakan per 27 September 2012 pukul 00.01 status TPPI default karena tidak memenuhi kewajibannya. Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan tenggat waktu pembayaran utang TPPI adalah pada 16 Agustus 2012.

TPPI memiliki utang sebanyak Rp 17 triliun yang terdiri dari utang ke perusahaan domestik mencapai Rp 9,92 triliun, meliputi utang beserta bunga ke Pertamina sekitar Rp 5-6 triliun atau US$ 589 juta, utang ke PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Rp 3,26 triliun. Selain itu, utang ke BP Migas sekitar US$ 169 juta atau Rp 1,66 triliun.

BERNADETTE CHRISTINA

Berita terkait

Lapindo Brantas Tagih Balik Piutang Pemerintah Rp 1,9 Triliun

25 Juni 2019

Lapindo Brantas Tagih Balik Piutang Pemerintah Rp 1,9 Triliun

Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya menyatakan bakal melunasi utangnya kepada pemerintah yang sebesar sekitar Rp 773 miliar dengan syarat.

Baca Selengkapnya

LKPP 2018, BPK Temukan Lonjakan Piutang Perpajakan

29 Mei 2019

LKPP 2018, BPK Temukan Lonjakan Piutang Perpajakan

Dalam LKPP, BPK menemukan saldo piutang perpajakan bruto senilai Rp 81,4 triliun, melonjak 38,99 persen dari saldo piutang 2017.

Baca Selengkapnya

OJK: Komodo Bond Langkah Awal Positif

14 Desember 2017

OJK: Komodo Bond Langkah Awal Positif

Langkah Jasa Marga mencatatkan obligasi rupiah global perdana senilai Rp 4 triliun melalui Komodo Bond di Bursa Efek London dinilai positif.

Baca Selengkapnya

Terbitkan Medium Term Notes, Pindad Raup Rp 1 Triliun

8 Desember 2017

Terbitkan Medium Term Notes, Pindad Raup Rp 1 Triliun

Pindad sudah menuntaskan surat utang medium term notes dengan jangka waktu tiga tahun.

Baca Selengkapnya

Perlu Pendanaan, Kimia Farma Terbitkan Surat Utang Rp 1 Triliun

14 September 2017

Perlu Pendanaan, Kimia Farma Terbitkan Surat Utang Rp 1 Triliun

PT Kimia Farma Tbk akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai total Rp 1 triliun.

Baca Selengkapnya

Transaksi Hedging: BI Jelaskan Keuntungannya bagi BUMN

21 Agustus 2017

Transaksi Hedging: BI Jelaskan Keuntungannya bagi BUMN

BI telah mengeluarkan beragam instumen hedging, yang terbaru adalah call spread option valas dan interest rate swap.

Baca Selengkapnya

PLN Teken Perjanjian Hedging dengam Tiga Bank BUMN  

21 Agustus 2017

PLN Teken Perjanjian Hedging dengam Tiga Bank BUMN  

PLN meneken transaksi hedging dengan tiga bank BUMN senilai US$ 30 juta.

Baca Selengkapnya

Pegadaian Akan Terbitkan Obligasi Rp 2,5 Triliun  

17 Juli 2017

Pegadaian Akan Terbitkan Obligasi Rp 2,5 Triliun  

PT Pegadaian (Persero) berencana menerbitkan lagi surat utang (obligasi) dalam waktu dekat.

Baca Selengkapnya

Utang Pemerintah dan TNI ke Pertamina Rp 34 Triliun  

17 Juni 2017

Utang Pemerintah dan TNI ke Pertamina Rp 34 Triliun  

Pertamina memiliki piutang dalam jumlah besar, berasal dari tunggakan pemerintah dan TNI.

Baca Selengkapnya

PTPN II Deli Serdang Utang Rp 3,8 Triliun, Ini Tunggakannya  

8 Oktober 2016

PTPN II Deli Serdang Utang Rp 3,8 Triliun, Ini Tunggakannya  

PT Perkebunan Nusantara II (Persero) mengakui utang perseroan hingga Oktober 2016 mencapai Rp 3,86 triliun.

Baca Selengkapnya