Jokowi dan Wakil PM Singapura Bahas Potensi 3 Pulau Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menjabat tangan Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean usai menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, 11 Agustus 2017. Foto Biro Pers Istana Presiden.

    Presiden Jokowi menjabat tangan Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean usai menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, 11 Agustus 2017. Foto Biro Pers Istana Presiden.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 11 Agustus 2017. Keduanya membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral.

    "Dibahas tiga fokus kerja sama, pertama ihwal investasi. Pada 2016 investasi Singapura sebesar 9,2 miliar dolar," kata Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, saat ditemui di Istana kepresidenan, Jumat, 11 Agustus 2017.

    Kedua, kata Fachir, Jokowi dan Teo membahas potensi kerja sama bisnis di bidang ekonomi digital. "Yang ketiga soal infrastruktur. Bapak Presiden secara khusus menyebutkan bahwa model kawasan industri di Kendal itu bisa dikembangkan di tempat lain," kata Fachir.

    Baca: Indonesia-Singapura Siap Kerja sama Pertukaran Data Pajak

    Kendal Industrial Park adalah kawasan industri terpadu di Jawa Tengah yang dikembangkan oleh investor asal Singapura. Proyek ini telah diresmikan Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long.

    Menurut Fachir, dalam pembicaraan itu Deputi PM Teo menyebutkan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun menjadi target investasi Singapura. "Karena itu kita, Indonesia, akan melakukan langkah untuk memfasilitasi kemudahan di sana," katanya.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat atas hari ulang tahun Singapura ke-52.  Melalui kerja sama ini, Presiden berharap hubungan Indonesia dengan Singapura semakin maju dan erat, baik di tataran kawasan Asia maupun tataran global.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.