Perkuat Layanan GO-TIX, Go-Jek Akuisisi LOKET

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri dan CEO GO-JEK, Nadiem Makarim berpose di Kantor GO-JEK, Kemang, Jakarta, 1 Maret 2016. Setelah diluncurkan pada Januari 2015, aplikasi GO-JEK kini sudah diunduh lebih dari 11 juta kali. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Pendiri dan CEO GO-JEK, Nadiem Makarim berpose di Kantor GO-JEK, Kemang, Jakarta, 1 Maret 2016. Setelah diluncurkan pada Januari 2015, aplikasi GO-JEK kini sudah diunduh lebih dari 11 juta kali. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Go-Jek memperkuat salah satu layanannya, GO-TIX, dengan mengakusisi LOKÉT, sebuah perusahaan event management dan ticketing.

    Go-Jek melalui layanan pembelian tiketnya, yaitu GO-TIX, telah memiliki serangkaian kerja sama dengan jaringan bioskop dan berbagai penyelenggara event. Melalui kerja sama ini, LOKÉT bisa memanfaatkan lebih dari 250 event yang sudah ada di GO-TIX, termasuk kerja sama dengan jaringan bioskop CGV dan Cinemaxx.

    Nadiem Makarim, CEO Go-Jek, mengatakan langkah akuisisi ini akan memperkuat posisi GO-JEK sebagai penyedia layanan on-demand terdepan di Indonesia demi memenuhi kebutuhan sehari-hari konsumen.

    “Kami melihat LOKÉT sebagai perusahaan yang terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam pengalamannya menangani berbagai kebutuhan event and entertainment," katanya pada Selasa, 8 Agustus 2017.

    Nadiem menambahkan, nantinya kolaborasi ini akan dapat memberikan berbagai layanan yang bisa membantu promotor menyelesaikan berbagai permasalahan utama event. Misalnya, distribusi tiket, pengaturan penonton, hingga memberikan sensasi entertainment yang inovatif.

    "Nantinya, promotor pun akan bisa merasakan dampak karena kepuasan dari penonton,” ujarnya.

    Baca: Layanan Go-Pay dari GO-JEK Terima Penghargaan Bank Indonesia

    Melalui akuisisi terhadap LOKÉT, maka layanan yang diberikan GO-TIX akan bertambah. “Dengan kerja sama ini, pengalaman konsumen menikmati event and entertainment akan lebih utuh. Dari mulai pembelian tiket, suasana di lokasi acara, hingga saat harus bertransaksi di lokasi acara, harus lebih lancar, mudah, dan nyaman,” ujarnya.

    Sementara itu, Edy Sulistyo, CEO dan Co-founder LOKÉT, mengatakan melalui kerja sama ini pihaknya dapat memberikan manfaat lebih kepada mitra. "Kami bisa mendukung lebih banyak event dengan berbagai skala dari pertunjukan musik langsung, festival, atraksi, workshop, seminar dan film," katanya.

    Edy menambahkan akuisisi ini akan memantapkan posisi LOKÉT yang diklaimnya sebagai pemain terbesar di industri events dan entertainment.

    "Teknologi pembayaran non-tunai dari GO-JEK bisa membuat transaksi semakin mudah dan membantu promotor menambah pendapatan. Selain itu, promotor juga bisa memahami pelanggan lebih baik melalui pemanfaatan data," katanya.

    LOKÉT didirikan pada 2013, dan telah menangani lebih dari 80 persen pertunjukan musik skala besar di Indonesia, serta mendapatkan pendanaan dari East Ventures dan Sovereign’s capital.

    Setelah akuisisi LOKET oleh Go-Jek, tidak ada perubahan dalam manajemen dan operasional LOKÉT, dan akan tetap berdiri secara independen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.