Menteri Darmin Pangkas Anggaran Kementerian Rp 43 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Koordinator Perekonomian memangkas anggarannya dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar Rp 43 miliar. Dalam rapat kerja hari ini, Badan Anggaran DPR menyetujui usulan pagu anggaran Kementerian Koordinator Perekonomian setelah pemangkasan dalam APBN-P 2017.

    Baca: Menteri Darmin Ajukan Tambahan Pagu Indikatif Rp... 

    Dalam APBN 2017, Kementerian Koordinator Perekonomian mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 506,77 milar. Dengan pemotongan anggaran yang telah disetujui Banggar tersebut, pagu anggaran Kementerian Koordinator Perekonomian dalam APBN-P 2017 menjadi sebesar Rp 463,7 miliar. 

    “Kementerian Koordinator Perekonomian siap melaksanakan pemotongan anggaran ini,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam rapat kerja bersama Banggar tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Juli 2017.

    Darmin menuturkan terdapat dua program kementerian yang akan dipotong anggarannya, yaitu dari program koordinasi kebijakan perekonomian sebesar Rp 33 miliar dan dari program dukungan manajemen dan teknis lain sebesar Rp 10 miliar.

    Menurut Darmin, sebagian besar anggaran Kementerian Koordinator Perekonomian akan digunakan untuk membiayai program-program prioritas. Di antaranya roadmap e-commerce, strategi nasional keuangan inklusif, paket kebijakan ekonomi, ease of doing business, dan one map policy.

    Baca: 95 Persen Kementerian di Bawah Kemenko Perekonomian Peroleh ...

    “Untuk itu, kami melakukan efisiensi yang lebih ketat dan sedikit menyesuaikan pengeluaran kegiatan yang bukan prioritas sehingga upaya pencapaian sasaran kegiatan prioritas Kemenko Perekonomian tidak terganggu,” kata mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!