Arus Balik, Kemenhub Ajak Pemudik Ikut Angkutan Motor Gratis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik sepeda motor melintasi kawasan Kalimalang, Bekasi Barat, Jumat, 23 Juni 2017. Setiap tahunnya, jalan KH Noer Ali, Kalimalang, selalu ramai oleh pemudik bersepeda motor yang akan pulang melalui jalur Pantura. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pemudik sepeda motor melintasi kawasan Kalimalang, Bekasi Barat, Jumat, 23 Juni 2017. Setiap tahunnya, jalan KH Noer Ali, Kalimalang, selalu ramai oleh pemudik bersepeda motor yang akan pulang melalui jalur Pantura. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretapian telah mengangkut 6.561 unit sepeda motor dengan moda kereta api untuk periode mudik 18-23 Juni 2017. Hal itu sejalan dengan program angkutan motor gratis  bagi pemudik, yang pelaksanaannya sudah memasuki tahun keempat.

    Baca: Arus Mudik Pantura Naik 470 Persen, Sepeda Motor Merajai

    Program mudik gratis untuk pengguna sepda motor ini  sebagai antisipasi  pergerakan pemudik dan faktor keamananan saat arus balik.

    “Masyarakat yang ingin berpartisipasi pada penyelenggaran Motis  (motor gratis) untuk arus balik dapat mendaftar serta melengkapi berbagai persyaratan dan ketentuan pada situs mudikgratis.dephub.go.id,” ujar Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono dalam keterangan tertulis Rabu, 28 Juni 2017.

    Pemudik yang ingin mengikuti program arus balik motor gratris  bisa mendaftar langsung pada stasiun-stasiun yang telah ditunjuk. “Asalkan dapat menunjukkan telah memiliki tiket angkutan umum, baik tiket kereta api, kapal laut, bus, dan travel”, kata Prasetyo.

    Sejumlah stasiun yang dijadikan lokasi pendaftaran program itu tersebar di tiga lintas jalur. Di lintas utara, pemudik bisa mendaftar di Stasiun  Surabaya Pasarturi, Stasiun Babat, Stasiun Bojonegoro, Stasiun Cepu, Stasiun Ngrombo, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan, Stasiun Tegal dan Stasiun Cirebon Prujakan. Di lintas selatan I, pendaftar bisa mendatangi Stasiun Kutoarjo, Stasiun Kebumen, Stasiun Gombong, Stasiun Kroya, Stasiun Maos, Stasiun Sidareja, Stasiun Banjar, Stasiun Tasik, Stasiun Cipeundeuy, Stasiun Leles, Stasiun Cicalengka, dan Stasiun Kiaracondong.

    Adapun di lintas selatan II, terdapat Stasiun Blitar, Stasiun Tulungagung, Stasiun Kediri, Stasiun Kertosono, Stasiun Madiun, Stasiun Purwosari, Stasiun Klaten, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Kroya, dan Stasiun Purwokerto.

    “Masa pengangkutan motor peserta Motis untuk arus balik akan dilaksanakan selama 7 hari, dimulai dari tanggal 29 Juni-5 Juli 2017,” ujar Prasetyo.

    Peserta Motis diminta memenuhi persyaratan umum mulai dari kepastian memiliki SIM dan STNK yang masih berlaku, serta kewajiban membawa berkas yang diperlukan untuk mendaftar. Sepeda motor yang akan diangkut tak boleh diberi modifikasi atau aksesoris tambahan.

    Baca: H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Banjiri Pelabuhan ...

    Ada juga aturan lain seperti melepas spion dan pengosongan tangki bensin. Saat akan diangkut, pihak ekspeditur akan melakukan pengecekan ulang dan pengosongan tangki BBM,” kata Prasetyo.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.