Indosat Prediksi Trafik Data Melonjak 69 Persen Selama Ramadan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Indosar Ooredoo. indosatooredoo.com

    Logo Indosar Ooredoo. indosatooredoo.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Indosat Tbk. memprediksi kenaikan trafik layanan data selama Ramadan dan Lebaran 2017 meningkat 69 persen dibandingkan dengan trafik reguler harian seiring dengan meningkatnya tren penggunaan media sosial.

    Keterangan tertulis Indosat menyebutkan trafik layanan telepon diprediksi meningkat 8 persen dibandingkan dengan puncak trafik saat Lebaran tahun lalu. Sementara itu, trafik layanan pesan singkat diprediksi turun 4 persen dari penggunaan reguler harian.

    Group Head Network Operations Indosat Umar Hadi menyampaikan Indosat telah mengoptimalkan kapasitas jaringan untuk menghadapi masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan Lebaran 2017.

    Kapasitas jaringan Indosat telah ditingkatkan antara lain 7.344 Terabyte per hari untuk kapasitas data, trafik suara menjadi 37,5 juta Erlang per hari, dan kapasitas layanan pesan singkat ditingkatkan menjadi 1,9 miliar SMS per hari.

    “Peningkatan kapasitas ini disiapkan untuk 85,7 juta pelanggan Indosat Ooredoo yang didukung dengan total 56.483 BTS secara nasional,” tutur Umar seperti dikutip dari keterangan pers, Rabu, 24 Mei 2017.

    Perusahaan terbuka itu menyatakan kesiapan jaringannya dalam melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama masa Ramadan dan Lebaran baik untuk data, telpon, maupun SMS. Selain meningkatkan kapasitas jaringan, Indosat juga memantau jaringan telekomunikasi secara nasional melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) yang beroperasi 24 jam dalam 7 hari.

    Mendekati hari H Lebaran, Indosat Ooredoo akan mengaktifkan Command Center yang melakukan pemantauan kualitas jaringan secara lebih intensif. “Kami telah menyiapkan jaringan kami untuk menghadapi potensi lonjakan trafik telekomunikasi tersebut.”

    Indosat Ooredoo juga melakukan uji kesiapan jaringan, baik itu secara mandiri maupun bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, di sepanjang jalur dan kota tujuan mudik untuk memastikan kondisi jaringan siap terhadap potensi lonjakan trafik. “Kami juga melakukan upgrade jaringan dan penambahan kapasitas di area-area yang menjadi tujuan wisata dan juga mudik saat libur Lebaran,” ucap Umar.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).