Berpeluang Rebound, IHSG Dibuka Menguat 0,27 Persen ke 5.583,34

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Senin, 3 April 2017, dibuka menguat sebesar 0,27 persen atau 15,24 poin ke level 5.583,34. Saat penutupan perdagangan pekan lalu, indeks ditutup melemah 0,44 persen atau 24,85 poin ke level 5.568,11.

    Analis First Asia Capital, David Sutyanto, memprediksi bahwa perdagangan saham di pekan pertama April akan bergerak bervariasi. "Namun, IHSG berpeluang rebound menyusul adanya sentimen positif individual dari sejumlah emiten, seperti pembagian dividen tunai," kata David dalam risetnya.

    BacaKurs Rupiah, Analis: Melemah Terhadap Dolar

    Menurut David, pasar juga akan digerakkan dengan data inflasi Maret yang diumumkan Badan Pusat Statistik hari ini. Diperkirakan, inflasi bulan lalu lebih rendah dari Februari yang sebesar 0,23 persen. "IHSG diperkirakan kembali bergerak dalam rentang terbatas di kisaran 5.550-5.600," ujarnya.

    David menuturkan, perdagangan akhir pekan lalu bervariasi dan diwarnai aksi ambil untung dari pemodal. IHSG sempat menembus level 5.606. Namun, indeks ditutup dengan koreksi 24,85 poin atau 0,44 persen di level 5.568,11. "Terutama dipicu aksi jual atas saham sektor konsumsi dan infrastuktur," ujarnya.

    LihatBeberapa Penyebab Target Tax Amnesty Tak Tercapai

    Menjelang perdagangan April, David mengatakan, pemodal akan mulai mengantisipasi rilis kinerja emiten sektoral pada kuartal I 2017 selain sejumlah pembagian dividen tunai tahun buku 2016 dari beberapa emiten. Selama sepekan kemarin, menurut dia, IHSG bergerak secara konsolidasi dan cenderung flat.

    Sentimen pasar, kata David, juga lebih banyak digerakkan oleh isu individual emiten sektoral dan derasnya arus dana asing yang masuk. Pembelian bersih asing sepekan kemarin mencapai Rp 1,22 triliun. "Selama kuartal I 2017, IHSG berhasil menguat 5 persen ditopang pembelian bersih asing yang mencapai Rp 8,35 triliun."

    Berikut saham pilihan hari ini:

    ASII 8.500-8.800 BoW, SL 8.100
    TLKM 4.080-4.200 BoW, SL 3.900
    INCO 2.320-2.450 Buy, SL 2.260
    TINS 970-1.050 Buy, SL 900
    HMSP 3.880-4.100 Buy, SL 3.780
    LSIP 1.450-1.550 Buy, SL 1.400
    AALI 14.600-15.400 Buy, SL 14.200
    SMGR 8.800-9.400 Buy, SL 8.500
    ICBP 8.150-8.600 Buy, SL 8.000
    CPIN 3.100-3.350 BoW, SL 3.000

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.