DJP: Baru 5,4 Juta Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan PPH

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para wajib pajak serahkan Surat Pajak Tahunan (SPT) di kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Satu, Jakarta, 31 Maret 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Para wajib pajak serahkan Surat Pajak Tahunan (SPT) di kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Satu, Jakarta, 31 Maret 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan saat ini baru 5,4 juta Wajib Pajak (WP) orang pribadi dan badan yang telah melaporkan dan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPH) periode 2016.

    Adapun batas waktu terakhir penyerahan dan pelaporan SPT Tahunan PPH WP orang pribadi adalah pada 31 Maret dan untuk WP badan pada 30 April mendatang.

    "Total WP yang wajib SPT ada 22 juta, yang lapor hingga hari ini ada 5,4 juta," kata Yoga, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 25 Maret 2017.

    Baca: Ini Sanksi bila Wajib Pajak Tak Ikut Amnesti Pajak

    Yoga pun mengimbau agar WP segera menyampaikan SPT melalui layanan berbasis elektronik atau e-filling, yang dapat memudahkan dan mempercepat proses penyampaian. Untuk penyampaian langsung, WP dapat mendatangi kantor pelayanan pajak terdekat yang membuka pelayanan setiap hari.

    "Untuk optimalisasi kantor kami buka Senin sampai Minggu," katanya.

    Selain itu, sosialisasi juga terus dilakukan Direktorat Jenderal Pajak untuk mengedukasi WP, khususnya untuk melakukan penyampaian SPT melalui e-filling.

    Simak: Pemerintah Siap Jaring Wajib Pajak yang Enggan Ikut Tax Amnesty

    Waktu pelayanan penyerahan SPT PPH langsung ke kantor pelayanan pajak di seluruh Indonesia pada Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB. Dan untuk hari Sabtu mulai pukul 08.00 - 14.00 WIB, serta Minggu mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.