Jonan Sebut Freeport Hanya Sebesar Sapi, Ini Alasannya  

Reporter

Foto udara tambang Grasberg, yang dioperasikan oleh Freeport McMoran-Copper & Gold di Papua. REUTERS/Muhammad Yamin

TEMPO.CO, Malang - Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, sumbangan Freeport ke negara tidak terlalu besar. Freeport setahun memberikan retribusi ke negara hanya Rp 1 triliun, bahkan jauh di bawah sumbangan devisa dari TKI yang Rp 144 triliun.

Baca Juga: Freeport Ultimatum Jokowi soal Kontrak, Ini Alasannya -
Freeport Beri Waktu Jokowi 120 Hari

“Dulu, saat saya awal masuk ke Kementerian ESDM, saya pikir Freepot itu sebesar gajah, tapi ternyata hanya sebesar sapi,” kata Jonan menjawab  aktivis Senat Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dalam pelatihan capacity building energi baru terbarukan yang diadakan Pengurus Pusat Muhammadiyah di UMM Dome, Selasa, 21 Februari 2017.


Karena itu, ia  meminta PT Freeport Indonesia bertindak proporsional terkait perubahan regulasi Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Freeport jangan rewel terus.

Menurut Jonan, apabila dijual di pasar, nilai kapitalisasi Freeport tidak sebesar yang dibayangkan banyak orang. Kontribusi Freeport baik berupa retribusi maupun penerimaan pajak ke Pemerintah Indonesia malah masih kalah jauh dibanding perusahaan lainnya, termasuk bila dibandingkan dengan BUMN.

Dari data yang diperoleh Jonan, nilai kapitalisasi global Freeport bila dijual hanya US$ 20 miliar, jauh di bawah nilai Bank Central Asia sebesar US$ 29 miliar, PT Telkom Indonesia US$ 25 miliar, Bank Rakyat Indonesia US$ 21 miliar. Nilai kapitalisasi Freeport juga masih di bawah Exxon Mobile (US$ 355 miliar) dan Chevron (US$ 240 miliar), serta hanya unggul tipis atas Bank Mandiri yang nilai jualnya di pasaran sebesar US$ 19,5 miliar.

"Exxon saja, misalnya, yang memproduksi sekitar seperempat kebutuhan minyak nasional  tidak pernah rewel dengan saya. Newmont dan Chevron  enggak rewel. Itu belum lagi kita bandingkan dengan kontribusi seluruh TKI (tenaga kerja Indonesia),” kata bekas Menteri Perhubungan itu.

Simak Pula: Soal Ultimatum Freeport, DPR: Ancam-mengancam Kayak di Pasar

Jonan menambahkan, selama 25 tahun, rata-rata Freeport hanya memberikan retribusi kepada negara  Rp 1 triliun per tahun. Sebagai perbandingan, penerimaan negara dari cukai rokok saja Rp 139 triliun dan penerimaan negara dari devisa tenaga kerja Indonesia Rp 144 triliun per tahun.

“Kalau Telkom mampu bayar retribusi ke negara sebesar Rp 20 triliun per tahun, Freeport hanya Rp 8 triliun. Lha, Freeport cuma segitu saja sudah rewel banget,” ucap Jonan.

Jonan memastikan sikap Pemerintah Indonesia tetap tegas terhadap siapa pun investor. Seluruh perusahaan diminta mematuhi  perundangan yang berlaku. “Saya sudah bertemu dengan perwakilan Freeport. Kalau mau ribut, ya yang proporsional. Kalau saya sih santai saja,” kata Jonan.


ABDI PURMONO



Video terkait:






Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

4 jam lalu

Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah realistis dengan target pembentukan ekosistem kendaraan listrik atau EV di Indonesia.


Inginkan Power Wheeling Tetap Dipertahankan di RUU EBT, Anggota DPR: Ada Jalan Tengah dengan Pemerintah

15 jam lalu

Inginkan Power Wheeling Tetap Dipertahankan di RUU EBT, Anggota DPR: Ada Jalan Tengah dengan Pemerintah

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menginginkan skema power wheeling tetap dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang Enerbi Baru dan Terbarukan atau RUU EBT.


Indonesia Punya Potensi EBT 3.686 GW, Kementerian ESDM: Modal Utama untuk Transisi Energi

20 jam lalu

Indonesia Punya Potensi EBT 3.686 GW, Kementerian ESDM: Modal Utama untuk Transisi Energi

Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menyebut Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan atau EBT yang melimpah.


Kecelakaan di Lokasi Tambang Milik PT Timah Tewaskan 2 Pekerja, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

5 hari lalu

Kecelakaan di Lokasi Tambang Milik PT Timah Tewaskan 2 Pekerja, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Penyidik Polres Bangka Selatan belum menetapkan tersangka dalam kasus tewasnya dua orang pekerja di lokasi penambangan milik PT Timah.


Terkini: JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo

7 hari lalu

Terkini: JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo

JD.ID tutup 31 Maret 2023 dan akan fokus ke rantai pasok lintas negara. Kejagung memeriksa 10 orang di kasus korupsi BTS Kominfo.


Kementerian ESDM Buka Program Gerilya Batch V, Pendaftaran hingga 15 Januari 2023

26 hari lalu

Kementerian ESDM Buka Program Gerilya Batch V, Pendaftaran hingga 15 Januari 2023

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka program Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya (Gerilya) program magang dan Studi Indepnden Berertifikat (MSIB) Batch V.


Meninggal di Usia 99 Tahun, Berikut Pengaruh Prof. Subroto di Sektor Energi dan Tambang

48 hari lalu

Meninggal di Usia 99 Tahun, Berikut Pengaruh Prof. Subroto di Sektor Energi dan Tambang

Kabar duka datang dari sektor industri energi. Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia di era Soeharto Profesor Subroto, tutup usia 99 tahun


PT Freeport Buka 12 Lowongan Kerja Hingga 21 Desember 2022: Daftar Sebelum Ketinggalan...

55 hari lalu

PT Freeport Buka 12 Lowongan Kerja Hingga 21 Desember 2022: Daftar Sebelum Ketinggalan...

Lowongan kerja Freeport Indonesia dibuka kembali.. Lowongan kerja ini dibuka hingga 21 Desember 2022.


Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

7 Desember 2022

Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

Sri Mulyani menyebut operasi penambangan bawah tanah PT Freeport Indonesia melalui Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) telah berkontribusi sebesar $2 miliar bagi penerimaan negara


Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

5 Desember 2022

Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

Sri Mulyani mendatangi Tambang Grasberg pada akhir pekan, Ahad, 4 Desember 2022. Ia bercerita melihat langsung salah satu tambang emas terbesar itu.