Tax Amnesty, BNI Kelola Dana Tebusan Rp 7,6 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tengah menata tumpukan uang di cash center bank BNI Pusat, Jakarta, 16 September 2016. Kementerian Keuangan menunda penyaluran DAU (dana alokasi umum) tahun ini sebesar Rp19,4 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas tengah menata tumpukan uang di cash center bank BNI Pusat, Jakarta, 16 September 2016. Kementerian Keuangan menunda penyaluran DAU (dana alokasi umum) tahun ini sebesar Rp19,4 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) menghimpun dana tebusan sebesar Rp 7,6 triliun, dan dana repatriasi sebesar Rp 780,6 miliar dari program amnesti pajak sejak Juli hingga akhir September 2016.

    "Terdapat lebih dari 61 ribu transaksi penyetoran uang tebusan melalui BNI dengan nilai Rp 7,6 triliun dalam tiga bulan pertama amnesti pajak," kata Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 12 Oktober 2016.

    Kiryanto mengatakan dana tebusan sudah diserahkan ke Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Untuk dana repatriasi, BNI memperoleh dana dari luar negeri beragam denominasi, yakni dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, maupun dolar Australia yang diakumulasikan hingga Rp 780,6 miliar.

    Dalam tiga bulan pertama pelaksanaan amnesti pajak, dia mengatakan, terdapat 49 transaksi dana repatriasi melalui BNI.

    "Dana tersebut belum termasuk harta yang dialihkan ke dalam negeri melalui perusahaan-perusahaan anak BNI yang mencapai sekitar Rp 71 miliar, baik melalui BNI Asset Management dan BNI Securities sebagai gateway maupun dana yang dialihkan kepada produk investasi di BNI Life sesuai dengan pilihan nasabah," ujarnya.

    Dana repatriasi yang masuk melalui BNI kemudian diinvestasikan ke produk tabungan, giro, deposito, maupun produk investasi yang ditawarkan oleh BNI Securities, BNI Asset Management, dan BNI Life.

    "BNI membuka seluruh gerai yang berjumlah lebih dari 1.800 di seluruh Indonesia untuk menerima pembayaran uang tebusan, menampung dana repatriasi, dan menginvestasikan dana repatriasi. Peluang wajib pajak yang belum memanfaatkan pengampunan pajak masih terbuka pada periode II dan III amnesti pajak," ujar dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?