Pelindo III Sabet Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenhub

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk pengangkut peti kemas melintas di dekat container crane baru di Terminal Nilam, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, 30 September 2015. PT Pelindo III menambah dua unit cointainer crane  guna mempercepat waktu bongkar muat (Dweiling Time) di pelabuhan tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    Truk pengangkut peti kemas melintas di dekat container crane baru di Terminal Nilam, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, 30 September 2015. PT Pelindo III menambah dua unit cointainer crane guna mempercepat waktu bongkar muat (Dweiling Time) di pelabuhan tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III menyabet penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi 2016 dari Kementerian Perhubungan.

    Penghargaan itu diberikan kepada 9 unit kerja di bawah Pelindo III.  Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Ruang Mataram Gedung Kementeriaan Perhubungan, Senin (19 September 2016).

    “Penghargaan ini kami berikan sebagai wujud terima kasih kami kepada operator-operator layanan transportasi di Indonesia yang telah memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.  Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik di sektor perhubungan,” katanya, dalam siaran pers.

    Secara keseluruhan, Pelindo III memperoleh 12 penghargaan dalam 2 kategori yakni Pelayanan Prima Utama dan Pelayanan Prima Madya. 

    Penghargaan kategori Pelayanan Prima Utama diberikan kepada Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, Terminal Petikemas Pelabuhan Banjarmasin, Pusat Pelayanan Satu Atap Pelabuhan Terminal Petikemas Semarang, dan Pusat Pelayanan Satu Atap Pelabuhan Tanjung Perak.

    Sementara itu, enam penghargaan lainnya berupa pengahargaan Pelayanan Prima Madya diberikan kepada Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Banjarmasin, Terminal Penumpang Pelabuhan Benoa, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas, Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit, Terminal Penumpang Pelabuhan Batulicin, Pusat Pelayanan Satu Atap Pelabuhan Banjarmasin.

     “Kita tidak boleh lengah dan cepat puas, masyarakat memperhatikan dan mengharapkan pelayanan terbaik kita.  Kalau perlu kita yang jemput bola, jangan hanya menunggu.  Ingat tuntutan masyarakat atas perbaikan pelayanan publik yang diberikan akan sangat berimplikasi luas pada persepsi masyarakat terhadap kesungguhan pemerintah dalam memperbaiki pelayanan yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah," tambahnya.

    Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan mengaku puas terhadap penghargaan Pelayanan Prima yang diperoleh Pelindo III.  Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan komitmen Pelindo III sebagai terminal oeprator pelabuhan.

    “Komitmen ini harus tetap dijaga, saat ini kami bukan lagi regulator tetapi kami saat ini adalah operator.  Dengan demikian kami adalah pelayan masyarakat, itu yang harus selalu ada dalam diri setiap insan Pelindo III,” ujarnya.

    Yon menyebut jika layanan Pelindo III yang memperoleh penghargaan tidak hanya sebatas pada pelayanan terminal penumpang.  Beberapa pelayanan terminal petikemas juga memperoleh penghargaan.  Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kinerja dan pelayanan petikemas di lingkungan Pelindo III berjalan dengan baik.

    Pada hari yang sama, sebanyak 117 Unit Pelayanan Publik (UPP) darat, laut, dan udara memperoleh penghargaan dari Kementerian Perhubungan.  Penghargaan tersebut terbagi dalam 3 kategori yakni Pelayanan Prima Pratama, Pelayanan Prima Madya, dan Pelayanan Prima Utama.

    Sebanyak 40 UPP mendapatkan Penghargaan Pelayan Prima Utama, 54 UPP Penghargaan Prima Madya, dan sebanyak 23 unit UPP mendapatkan Penghargaan Pelayanan Prima Pratama.

    Kriteria penialaian didasarkan atas 9 hal meliputi, 1) visi-misi-motto, 2) standar pelayanan dan maklumat pelayanan, 3) sistem, mekanisme, dan prosedur, 4) sumber daya manusia, 5) sarana dan prasarana pelayanan, 6) penanganan pengaduan, 7) indeks kepuasan masyarakat, 8) sistem informasi pelayanan publik, 9) produktivitas dalam pencapaian target pelayanan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.