Dipicu Aksi Ambil Untung, IHSG Terkoreksi 0,68 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung tengah memperhatikan pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Desember 2014. Tempo/Tony Hartawan

    Pengunjung tengah memperhatikan pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Desember 2014. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 25 April 2016, terkoreksi 0,68 persen ke level 4.881,44.

    "Laju IHSG dibayangi aksi ambil untung jangka pendek," kata Analis First Asia Capital, David Sutyanto, dalam keterangan pers pada Senin, 25 April 2016. Menurut dia, sejumlah isu individual emiten menjadi katalis pergerakan indeks.

    Pada sesi pembukaan pagi, indeks saham sempat menembus level 4.920,40. Menjelang penutupan sesi pertama, IHSG mulai melemah.

    Di penutupan sesi pertama, IHSG turun 0,68 persen atau 33,29 poin ke level 4.881,44. Indeks terus melemah menjelang penutupan sesi kedua. Pada sesi kedua, indeks saham turun 1,00 persen atau 49,18 poin ke level 4.865,55.

    Hampir semua sektor mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, kecuali sektor infrastruktur dan pertambangan. Saham sektor keuangan terkoreksi paling besar, yaitu -1,74 persen, diikuti oleh sektor pertanian -1,51 persen, dan sektor konsumen -1,15 persen.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.