Sentimen Posiif Penguatan Minyak Dorong IHSG Naik 42,60 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Refleksi karyawan melintas di layar elektronik Indeks Harga Saham Gabungan, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 16 Januari 2015. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Refleksi karyawan melintas di layar elektronik Indeks Harga Saham Gabungan, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 16 Januari 2015. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ditutup naik sebesar 42,60 poin, mendapat sentimen positif dari penguatan harga minyak mentah dunia.

    IHSG ditutup menguat 42,60 poin atau 0,88 persen menjadi 4.829,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 9,68 poin (1,16 persen) menjadi 835,99.

    "Pengaruh rebound komoditas minyak turut memengaruhi pergerakan IHSG ditambah rilis data ekonomi yakni neraca perdagangan Indonesia yang sedianya akan dirilis pekan ini diproyeksikan mencatatkan surplus," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta.

    Harga minyak mentah dunia jenis WTI crude naik sebesar 1,11 persen menjadi 40,81 dolar AS per barel dan Brent crude naik 0,62 persen menjadi 43,45 dolar AS per barel.

    Situasi itu, ujarnya menambahkan, makin mendorong IHSG kembali bergerak ke level 4.800 poin. Level psikologis batas atas selanjutnya berada di level 4.881 poin, diharapkan dapat ditembus untuk dapat memperkokoh pola kenaikan IHSG selanjutnya.

    Kenaikan indeks BEI, ujarnya, juga ditopang oleh pelaku pasar saham asing yang kembali mencatatkan beli bersih. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih sebesar Rp244,92 miliar.

    Sementara itu frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 245.063 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 4,75 miliar lembar saham senilai Rp5,14 triliun. Terdapat 172 saham mengalami kenaikan, sebanyak 124 saham turun, dan 86 saham tidak bergerak.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 68,81 poin (0,34 persen) ke level 20.509,62, indeks Nikkei naik 177,66 poin (1,13 persen) ke level 15.928,79, dan Straits Times menguat 5,41 poin (0,19 persen) ke posisi 2.814,65.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.