Semen Indonesia Genjot Produksi Beton Curah ke Pasaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dwi Sucipto, Direktur Utama PT Semen Gresik dinilai sebagai seorang harmony builder. Dia sukses meredam keinginan anak perusahaan untuk memisahkan diri, dan malah berujung pada pembentukan holding yang kuat. Lin Che Wei menilai Semen Gresik merupakan satu dari sedikit BUMN yang lebih baik daripada swasta di sektornya. TEMPO/Fully Syafi

    Dwi Sucipto, Direktur Utama PT Semen Gresik dinilai sebagai seorang harmony builder. Dia sukses meredam keinginan anak perusahaan untuk memisahkan diri, dan malah berujung pada pembentukan holding yang kuat. Lin Che Wei menilai Semen Gresik merupakan satu dari sedikit BUMN yang lebih baik daripada swasta di sektornya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. hendak meraup pangsa pasar di segmen bisnis beton curah dari urutan ke lima menjadi ke tiga bahkan dua. Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengatakan bisnis beton curah tersebut dijalankan oleh Varia Usaha Beton. Perusahaan ini memproduksi beton curah ready mix untuk pasar domestik, belum merambah segmen global.

    "Dulunya Varia Usaha Beton itu cucu usaha, sekarang kami tarik menjadi anak usaha untuk kami kembangkan," ucapnya ditemui di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur, di Surabaya, Rabu (30 Maret 2016).

    Semen Indonesia mengakuisisi Varia Usaha Beton senilai sekitar Rp51 miliar. Perseroan siap menyuntikkan sejumlah dana tambahan kepada anak usahanya ini, tetapi enggan menyebutkan angka pasti.

    Varia Usaha Beton bekerja sama dengan perusahaan semen dalam grup Semen Indonesia lain, seperti Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa. Dengan kata lain selain di Pulau Jawa, produksi beton curah ini akan melebar juga ke Sumatra dan Sulawesi. "Kami targetkan dalam tiga tahun ke depan, market share anak usaha produsen beton curah kami naik ke urutan ketiga lalu kedua," ucap Suparni.

    Kapasitas produksi beton curah yang dimiliki grup Semen Indonesia sekarang baru 3,5 juta ton. Apabila kapasitas ini terpakai semua maka Varia Usaha Beton memenuhi sekitar 37% kebutuhan pasar nasional yang mencapai 9,3 juta ton. "Beton ready mix nasional konsumsinya 15% dari konsumsi semen nasional yang mencapai 62 juta ton," ucap Suparni.

    Semen Indonesia merupakan grup perusahaan semen yang menguasai 41,9% pasar lokal. Sepanjang 2016 perusahaan berharap bisa menjaga market share di level 42%. Target ini tak mudah diraih mengingat persaingan dengan produsen semen asing semakin ketat.

    Sepanjang Februari 2016, Semen Indonesia membukukan penjualan 1,81 juta ton atau turun 5,8% secara year on year. Adapun kumulatif Januari - Februari tahun ini turun 1,5% menjadi 3,97 juta ton secara year on year.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.