Pilih Blok Masela Onshore, Jokowi Tak Hanya Utamakan Revenue  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo/Jokowi. REUTERS/Darren Whiteside

    Presiden Joko Widodo/Jokowi. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.COJakarta - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan Presiden Joko Widodo akhirnya memilih skema pengelolaan Blok Masela secara onshore atau di darat karena tak sekadar mengutamakan kenaikan pendapatan negara. Menurut dia, Presiden memutuskan onshore karena memikirkan pengembangan wilayah.

    "Bukan sekadar revenue yang dikejar, tapi juga berkaitan dengan pengembangan wilayah di Indonesia timur," kata Johan di kompleks Istana, Rabu, 23 Maret 2016. Selain itu, skema onshore dipilih karena Presiden memikirkan kelangsungan dan manfaat proyek ini secara jangka panjang.

    Johan mengatakan keputusan Presiden memilih skema onshore sudah melalui proses menimbang yang cukup lama. Presiden, kata Jonan, juga sudah mendengar penjelasan dari berbagai pihak mengenai kajian onshore dan offshore.

    Presiden Jokowi siang tadi akhirnya mengumumkan pemilihan skema pengelolaan Blok Masela dengan mekanisme darat atau onshore. Keputusan ini disampaikan Jokowi di sela kunjungan kerja ke Kalimantan. "Dari kalkulasi, perhitungan dan pertimbangan-pertimbangan yang sudah saya hitung. Kami putuskan dibangun di darat," kata Presiden.

    Jokowi mengatakan keputusan ini dibuat setelah mendengar banyak pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak. Keputusan ini, kata Presiden, juga dibuat dengan pertimbangan bahwa proyek Blok Masela merupakan proyek jangka panjang yang bernilai ratusan triliun rupiah.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.