Rabu IHSG BEI Ditutup Menguat 8,67 Poin Jadi 4.596,10

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup naik sebesar 8,67 poin di tengah harapan ekonomi domestik akan membaik.

    IHSG BEI ditutup menguat 8,67 poin atau 0,18 persen menjadi 4.596,10. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 3,35 poin (0,42 persen) menjadi 796,80.

    "IHSG ditutup naik setelah cenderung bergerak melemah di sepanjang perdagangan hari ini (3/2) dengan volume yang moderate. Indeks kepercayaan konsumen yang dirilis mencatatkan kenaikan menjadi salah satu faktor penopang indeks," kata Analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu.

    Ia mengemukakan bahwa rilis data indeks kepercayaan konsumen pada Januari 2016 tercatat meningkat 5,1 poin dari bulan sebelumnya menjadi 112,6.

    Kendati demikian, lanjut dia, penguatan IHSG BEI masih terbatas menyusul aksi pelaku pasar saham yang kembali melakukan aksi lepas saham. Dalam data BEI tercatat, pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp168,121 miliar pada Rabu (3 februari 2016) ini.

    Secara teknikal, ia mengatakan bahwa indikator stochastic masih terlihat menurun. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak bervariasi cenderung di kisaran 4.535-4.625 poin.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Ikatan Pialang Efek Indonesia (IPEI), Boris Sirait mengatakan bahwa pelaku pasar saham disarankan untuk mencermati saham-saham sektor infrastruktur.

    "Fokus pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur akan menopang ekonomi Indonesia. Jadi, investasi pada saham-saham sektor infrastruktur terutama BUMN diproyeksikan cukup menjanjikan," katanya.

    Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 199.045 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,58 miliar lembar saham senilai Rp4,90 triliun.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 455,25 poin (2,34 persen) ke level 18.991,59, indeks Nikkei turun 559,43 poin (3,15 persen) ke level 17.191,25, dan Straits Times melemah 30,83 poin (1,19 persen) ke posisi 2.550,27.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.