Vega Darwanti Kepincut Beli Televisi Bikinan Kusrin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presenter Vega Darwanti saat menghadiri malam puncak penganugrahan Panasonic Gobel Awards 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, (5/4). malam. TEMPO/Nurdiansah

    Presenter Vega Darwanti saat menghadiri malam puncak penganugrahan Panasonic Gobel Awards 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, (5/4). malam. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Karanganyar - Artis Vega Darwanti rupanya terpikat dengan televisi bikinan warga Karanganyar, Muhammad Kusrin. Dia memutuskan membeli langsung kepada pembuatnya.

    Transaksi itu dilakukan saat Vega mengunjungi kediaman Kusrin untuk syuting iklan minuman energi produksi PT Sido Muncul. "Ternyata televisi buatannya memang bagus," kata Vega di sela-sela pengambilan gambar, Rabu, 27 Januari 2016. (Baca: Pengrajin TV Ini Pernah Diperiksa Polisi, Kini Dipuji Jokowi)

    Vega langsung memutuskan membeli satu televisi merek Maxreen berukuran 17 inci. "Buat dipasang di kamar," ucapnya. Dia meminta Kusrin mengirimkan televisi itu ke Jakarta melalui jasa ekspedisi.

    Meski sudah kenal lantaran menjalani syuting bareng, Vega mengaku membeli televisi itu dengan harga penuh. "Tadi minta diskon, tapi enggak dikasih," ujarnya sembari bercanda. Televisi rakitan pria lulusan sekolah dasar itu biasa dijual seharga Rp 400-500 ribu.

    Kusrin sendiri menyatakan televisi buatannya tidak kalah dengan merek lain yang sudah terkenal. "Berani bersaing," tuturnya. Bahkan dia memberikan garansi satu tahun untuk produk buatannya.

    Sebagian besar komponen yang digunakan merupakan barang baru. "Hanya monitornya saja yang setengah pakai," katanya. Dia memilih menggunakan tabung bekas monitor komputer lantaran kualitasnya bagus. (Baca: Kusrin Perakit TV Maxreen Dapat Modal dari Jokowi)

    AHMAD RAFIQ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.