Gandeng 3 Bank, Pemkot Semarang Genjot UKM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk

    Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk "Sukseskan Pasar Dalam Negeri, Kuatkan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi, Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Jatim" di Plasa Kementerian Perindustrian, Jakarta, (20/11). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Semarang saat ini sedang membangun kerja sama dengan tiga perbankan terkait dengan pinjaman modal kerja kepada para pelaku usaha kecil-menengah (UKM).

    Kepala Dinas Koperasi Kota Semarang Nugroho mengatakan hal itu dilakukan sebagai upaya mengembangkan ekonomi kreatif.

    Dia menuturkan saat ini hal tersebut masih dalam proses. Nantinya, para pelaku UKM akan diberikan kemudahan dalam memperoleh pinjaman di bank-bank tersebut dengan ketentuan tertentu.

    "Pelaku UKM yang mengajukan pinjaman ke tiga bank itu dengan nominal di bawah Rp 5 juta bisa dibebaskan dari agunan, asal menunjukkan izin usaha yang diterbitkan kecamatan," ucapnya, Kamis, 14 Januari 2016.

    Meski begitu, dia tidak menyebutkan nama-nama bank yang dimaksud.

    Terkait dengan upaya pengembangan ekonomi kreatif, Pemkot juga akan menjalankan program Semarang Grate Sale yang diselenggarakan setiap tahun selama sebulan penuh.

    "Melalui Semargres, para pelaku UMKM dituntut untuk kreatif menawarkan produknya dengan berbagai konsep, seperti packaging, paket promo, dan potongan harga," tuturnya.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.