Penurunan Harga BBM Diputuskan dalam Sidang Kabinet Sore Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas mengisi bbm pada sebuah truk di SPBU km 14 Tol Jakarta-Tangerang yang tidak melayani penjualan Premium, Banten (6/8). Mulai hari ini SPBU yang berada di tol mulai memberlakukan kebijakan pemerintah terkait tidak menjual premium bersubsdi di tol .TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Seorang petugas mengisi bbm pada sebuah truk di SPBU km 14 Tol Jakarta-Tangerang yang tidak melayani penjualan Premium, Banten (6/8). Mulai hari ini SPBU yang berada di tol mulai memberlakukan kebijakan pemerintah terkait tidak menjual premium bersubsdi di tol .TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.COJakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo sedang mengkaji kemungkinan adanya penurunan harga bahan bakar minyak pada akhir tahun ini. 

    Menurut Pramono, Presiden kini sedang menghitung kalkulasi dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral soal kemungkinan penurunan harga BBM.

    "Ya itu sebenarnya kewenangan Menteri Energi. Hal-hal bersifat strategis, maka pertimbangannya itu dilakukan dalam rapat paripurna nanti," katanya di Istana Negara, Rabu, 23 Desember 2015. 

    Pramono menambahkan, "Pemerintah tentunya melihat saat ini harga BBM juga mengalami penurunan dan ini sedang dihitung. Bukan berarti sudah pasti akan diturunkan. Kalau memang ada ruang untuk diturunkan karena sudah di-pack pada harga pasar, itu akan kami lakukan."

    Pramono mengatakan kalkulasi penurunan harga BBM disesuaikan dengan keadaan ekonomi global. Seperti penguatan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, minimnya pengaruh suku bunga yang dikeluarkan The Fed yang justru menyebabkan indeks perekonomian Indonesia naik, dan adanya delapan paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah.

    "Ini menunjukkan bahwa ekonomi kita sudah on the right track. Nah, tentunya pemerintah juga mempertimbangkan, melihat, dan menghitung beberapa hal yang berkaitan dengan BBM," tuturnya. "Maka terobosan ini diharapkan akan bisa juga menekan harga BBM."

    Pramono mengatakan keputusan penurunan harga BBM akan dirapatkan dalam sidang kabinet paripurna sore ini. Dalam sidang yang menghadirkan seluruh menteri Kabinet Kerja itu juga akan dibahas tiga agenda. Pertama, kesiapan dan antisipasi Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kedua, pembahasan mengenai pencapaian pada Millennium Development Goals (MDGs). Ketiga, kesiapan perkembangan ekonomi 2016.

    Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan akan menghitung ulang harga BBM. Musababnya, harga minyak mentah dunia turun signifikan hingga menyentuh level di bawah US$ 40 per barel. Rencananya, setelah harga tersebut dihitung ulang, Sudirman akan memutuskan penurunan harga BBM dalam dua-tiga hari ke depan setelah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.