Pemerintah Umumkan Kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi meninjau pembangunan waduk serba guna (Bendungan Boyya) di Desa Bitao Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu 5 November 2014. TEMPO/Fahmi Ali

    Presiden Jokowi meninjau pembangunan waduk serba guna (Bendungan Boyya) di Desa Bitao Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu 5 November 2014. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi pada Kamis, 5 November 2015. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution membeberkan penyebab paket kebijakan tak dikeluarkan pada Rabu, 4 November 2015.

    "Kan rapatnya (tentang listrik) selesainya jam 6 (malam) sekarang, jadi diumumkan besok," kata dia di kompleks Istana Presiden, Rabu, 4 November 2015. Menurut Darmin, paket kebijakan ekonomi itu nanti berisi dua poin plus satu tambahan. "Jadi dua setengah-lah."

    Dia membenarkan paket tersebut berisi tentang fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Fasilitas tersebut, kata dia, dibuat untuk menggerakkan ekonomi dari pinggir, yakni daerah mulai dari Sumatera Utara, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Dengan adanya paket tersebut, pemerintah akan lebih memberikan dukungan kepada investor. Fasilitas kepada Kawasan Ekonomi Khusus ini ada yang berupa pajak ataupun nonpajak.

    "Paket VI itu tidak ada yang demand side, lebih banyak ke produksi karena kita sulitnya di situ supaya orang banyak bekerja."

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.