Bima Arya: Hidupkan Pasar Mambo Sebagai Pusat Kuliner Malam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bima Arya Sugiarto. Dok.TEMPO/Seto Wardhana

    Bima Arya Sugiarto. Dok.TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan membangun pusat kuliner malam dengan mengaktifkan kembali Pasar Mambo untuk menampung seluruh pedagang kuliner yang ada di sekitar kawasan Stasiun Besar Bogor dan Pasar Kebon Kembang.

    "Pedagang kuliner yang ada di sekitar Stasiun Besar Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan Pengadilan, Jalan MA Salmun, Mayor Oking akan kita data, semuanya akan kita tarik untuk masuk ke dalam pasar. Kita akan hidupkan lagi Pasar Mambo sebagai pusat kuliner malam Kota Bogor," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di Bogor, Minggu (26 Juli 2015).

    Dinas UMKM telah diinstruksikan untuk melakukan pendataan jumlah pedagang kuliner yang berada di sekitar stasiun dan Pasar Kebon Kembang. Data tersebut digunakan untuk mengetahui pasti jumlah pedagang yang sebenarnya, untuk mengukur daya tampung pusat kuliner yang akan dibangun.

    Ada dua alternatif lokasi yang akan dijadikan pusat kuliner malam di kawasan sekitar stasiun dan Pasar Kebon Kembang yakni bekas lokasi Pasar Mambo dan di Jalan Nyi Raja Permas.

    "Kita akan lihat dimana lokasi yang pas, Pasar Mambo juga bisa jadi alternatif untuk diaktifkan kembali," katanya.

    Pengaktifan Pasar Mambo sebagai salah satu upaya dalam penataan kawasan seputar stasiun dan Pasar Kebon Kembang. Pedagang kuliner yang memadati pedestrian di Jalan Nyi Permas akan ditertibkan, sehingga lokasi tersebut kembali ke fungsi awalnya sebagi tempat pejalan kaki.

    Direktur Utama PD Pasar Pakuan Jaya, Andri Latif Asikin Mansjoer, Pasar Mambo terletak di Jalan Dewi Sartika, depan Pasar Kebon Kembang yang dulunya bernama Pasar Anyar.

    "Dulu Pasar Mambo ini dikenal sebagai pusat kuliner malam di Kota Bogor. Saya ingat semasa kuliah, dari Dramaga ke Pasar Mambo hanya untuk makan nasi goreng," katanya.

    Seiring berjalannya waktu, keberadaan Pasar Mambo mulai bergeser dan beralih fungsi. Pedagang-pedagang banyak berpindah membuka tempat jualan seperti di Air Mancur, Jalan Sudirman, dan Jalan Veteran dekat Jembatan Merah.

    Menurut Asikin, dengan diaktifkannya Pasar Mambo kembali ke fungsi awalnya, pedagang kuliner akan tertata dan kawasan seputar stasiun akan menjadi rapi dan tertib, sehingga masyarakat merasakan kenyamanan.

    "Siapapun yang ditunjuk untuk mengelolanya, PD Pasar Pakuan Jaya siap untuk menata kawasan pasar ini agar lebih bersih, rapi dan tertib," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.