Pelaku Pasar Beli Saham, IHSG Selasa Menguat 34,80 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 16 Juni 2015 ditutup menguat sebesar 34,80 poin menyusul pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi beli saham.

    IHSG BEI ditutup menguat 34,80 atau 0,72 persen menjadi 4.872,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 9,20 poin (1,12 persen) menjadi 834,31.

    Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi beli menjadi salah satu faktor bagi IHSG BEI bergerak di area positif. Dalam data BEI, pelaku pasar saham asing mencatatkan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp199,844 miliar pada Selasa, 16 Juni 2015.

    "Dengan adanya net buy asing, jangan heran kalau IHSG bergerak naik," ucapnya.

    Kendati demikian, lanjut dia, pelaku pasar saham di dalam negeri diharapkan tetap waspada mengingat kondisi bursa saham di kawasan Asia dan Eropa yang bergerak melemah, kondisi itu cukup rawan bagi IHSG.

    Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa aliran dana asing yang masuk sedikit demi sedikit terlihat mulai terjadi walau belum terkonfirmasi dengan kuat, namun hal itu menunjukkan bahwa proses akumulasi pembelian sedang terjadi pasca mengalami tekanan jual pada perdagangan kemarin (Senin, 15/6).

    "Investor jangka menengah maupun panjang saat ini diperkirakan sedang memanfaatkan momentumnya untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat kondisi makro ekonomi kita masih dalam keadaan yang stabil," katanya.

    Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 197.732 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,16 miliar lembar saham senilai Rp2,96 triliun. Sebanyak 52 saham bergerak naik, dan 247 saham turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 81 saham.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 295,11 poin (1,10 persen) ke level 26.566,70, indeks Nikkei turun 129,85 poin (0,64 persen) ke level 20.257,94, dan indeks Straits Times melemah 22,77 poin (0,69 persen) ke posisi 3.300,36.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.