IHSG Naik Tipis 1,94 Poin, 45 Saham Unggulan Melemah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 21 Mei 2015 ditutup menguat tipis sebesar 1,94 poin menyusul sebagian pelaku pasar yang mulai melakukan aksi ambil untung.

    IHSG naik 1,94 poin atau 0,04 persen menjadi 5.315,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 0,79 poin (0,09 persen) menjadi 926,60.

    "Aksi ambil untung sebagian pelaku pasar saham di dalam negeri menahan indeks BEI menguat lebih tinggi. Apalagi, pelaku pasar asing juga masih melakukan aksi lepas saham sehingga menambah beban bagi IHSG BEI," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta.

    Dalam data perdagangan saham di BEI , tercatat pelaku pasar asing membukukan jual bersih sebesar Rp516,55 miliar pada Jumat.

    Menurut dia, kenaikan indeks BEI yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini yang memicu sebagian pelaku pasar saham cenderung merealisasikan keuntungannya sehingga bursa saham domestik hanya bergerak mendatar.

    Kendati demikian, lanjut dia, potensi IHSG untuk tetap berada dalam area positif masih terbuka ke depannya. Sentimen dari kenaikan peringkat outlook surat utang pemerintah oleh Standard & Poor's dan pembagian dividen oleh beberapa emiten masih cukup mampu menjaga animo beli pelaku pasar.

    Sementara itu, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan posisi IHSG yang tetap berada di atas level psikologis masih memungkinkan bagi pelaku pasar saham untuk dapat melakukan aksi beli secara selektif.

    "Pasar saham domestik memang masih dibayangi aksi lepas saham investor asing, namun akumulasi saham secara selektif masih cukup baik," katanya.

    Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 191.944 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,29 miliar lembar saham senilai Rp3,72 triliun. Sebanyak 157 saham bergerak naik, dan 121 saham turun, dan yang tidak bergerak nilainya 112 saham.

    Sementara itu, bursa regional di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 456,11 poin (1,70 persen) ke level 27.992,83, indeks Nikkei naik 61,54 poin (0,30 persen) ke level 20.264,41 dan Straits Times menguat 10,32 poin (0,30 persen) ke posisi 3.450,18. 

     

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.