Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tanggapan Pertamina dan Menteri ESDM Soal Isu Pertalite akan Diganti Pertamax Green 95

image-gnews
Ilustrasi Pertalite. Dok.TEMPO/Aris Novia Hidayat
Ilustrasi Pertalite. Dok.TEMPO/Aris Novia Hidayat
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPublik kembali membahas mengenai isu Pertalite yang akan diganti dengan Pertamax Green per Agustus 2024 di SPBU Pertamina seluruh Indonesia.

Sebenarnya. isu ini sudah muncul ke publik sejak tahun lalu. Saat itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan, penggantian Pertalite menjadi Pertamax Green sebagai bagian program Langit Biru Pertamina untuk mengurangi emisi gas buang.

Berdasarkan aturan standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), batas minimal oktan number yang boleh dijual adalah 91. Dari angka tersebut, Pertamina akan fokus menjual tiga produk.

“Jadi ada 3 produk pada 2024. Pertamax Green 92, Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo,” kata Nicke Widyawati, pada 30 Agustus 2023 lalu.

Kabar Pertalite akan diganti Pertamax Green 95 Agustus ini, dibantah Pertamina Patra Niaga. "Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga masih terus menyalurkan Pertalite sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh pemerintah serta sesuai dengan kuota yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Media and Stakeholder Manager PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulandari di Malang, dikutip dari Antara, Sabtu 15 Juni 2024.

Heppy mengatakan bahwa Pertalite sebagai BBM bersubsidi sehingga pencabutannya dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah. Namun sampai dengan saat ini belum ada perintah untuk menghentikan penyaluran Pertalite.

“Kami rasa subsidi ini akan terus diberikan oleh pemerintah dan Pertamina akan tetap menyalurkan,” ujar dia. “Kehadiran Pertamax Green 95 bukan untuk menghentikan penyaluran Pertalite, namun ada kesalahan persepsi yang kami dapatkan di masyarakat,” katanya.

Beberapa pihak dari Pertamina dan Menteri ESDM sudah menanggapi wacana tersebut sejak diungkapkan ke publik beberapa waktu lalu. 

Corporate Secretary Pertamina Niaga, Irto Ginting

Anak usaha PT Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan, masih menyalurkan Pertalite (RON 90) kepada masyarakat sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah pada 2024 sehingga tidak perlu khawatir lantaran akan disalurkan sesuai ketentuan. Menurut Irto Ginting. sesuai Kepmen ESDM Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) sehingga perubahan dalam penyalurannya harus melalui kebijakan pemerintah.

“Hingga saat ini kami masih menyalurkan Pertalite di semua wilayah sesuai dengan penugasan yang diberikan Pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya, seperti diberitakan Antara, pada 10 Mei 2024.

Pada kesempatan berbeda, Irto juga mengelak pergantian Pertalite menjadi Pertamax Green. “Berkaitan dengan adanya pemberitaan mengenai penggantian atau penghapusan Pertalite dengan Pertamax Green 95, hal ini tidak benar,” kata Irto, pada 29 April 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, Irto membenarkan, jika ada beberapa SPBU yang sudah tidak menjual Pertalite. Sebab, tidak semua SPBU mendapat alokasi BBM. Jumlah SPBU yang tidak mendapat alokasi BBM subsidi tersebut diklaim oleh Irto tidak banyak.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif

Sebelumnya, isu peralihan Pertalite menjadi Pertamax Green dibantah oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Ia mempertanyakan biaya rencana penghapusan Pertalite dan pengalihan subsidi ini.

“Ongkosnya dari mana? (Biaya produksinya) naik, siapa yang mau bayar?”, tanyanya, sebagaimana tertulis dalam Koran Tempo, pada 1 September 2023. kata dia. 

Lebih lanjut, Arifin menyampaikan, naiknya kualitas bahan bakar usai dicampur bioetanol adalah hal yang bagus, termasuk Pertamax Green. Pasalnya, campuran ini membuat bahan bakar semakin ramah lingkungan. Namun, penghapusan Pertalite yang akan diganti menjadi Pertamax Green masih dalam proses pengkajian. Ia juga menyebutkan, pemerintah dalam waktu dekat berupaya menangani polusi dengan membidik beberapa sumber emisi, seperti transportasi dan industri.

Area Manager Pertamina Patra Niaga

Dikutip dari Antara,  Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan bahwa penjualan produk Pertamax Green 95 sejak 10 bulan terakhir di 17 SPBU Jawa Timur bukan untuk menggantikan produk Pertalite.

"Memang terdapat 17 SPBU di Jawa Timur yang menjual produk Pertamax Green 95 sejak 10 bulan terakhir, namun tidak ada kaitannya dengan isu yang berkembang di masyarakat bahwa produk tersebut adalah pengganti Pertalite," kata Ahad dalam keterangan diterima di Surabaya.

Produk Pertamax Green 95 adalah produk baru Pertamina yang dikhususkan untuk segmentasi kendaraan tertentu yang mengkonsumsi BBM dengan RON 92 ke atas.

RACHEL FARAHDIBA R  | AISYAH AMIRA WAKANG | CAESAR AKBAR

Pilihan Editor: Luhut Sebut Mulai 17 Agustus Penjualan BBM Bersubsidi Diperketat, Seperti Apa Aturannya?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

1 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

KPK memeriksa eks Kasubdit Niaga Migas PT Pertamina dalam kasus korupsi LNG.


Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Energi Bersih di GIIAS 2024

1 hari lalu

PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Dok. Pertamina
Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Energi Bersih di GIIAS 2024

Produk unggulan yang ditampilkan antara lain Pertamax Green 95 dan stasiun catu daya baterai kendaran listrik.


Kementerian ESDM Usulkan Volume BBM Bersubsidi di RAPBN 2025, Ini Detailnya

2 hari lalu

Suasana SPBU di pinggir Jalan Tol S. Parman, Jakarta Barat. BBM subsidi jenis Pertalite sudah tidak dijual. SPBU bernomor 31.114.01 itu hanya menawarkan Pertamax Turbo, Pertamax 92, Pertamax Green 95, Pertamina Dex, dan Dexlite. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Kementerian ESDM Usulkan Volume BBM Bersubsidi di RAPBN 2025, Ini Detailnya

Usulan volume BBM bersubsidi tersebut terdiri dari minyak tanah sebesar 0,51 - 0,55 juta KL dan minyak solar sebesar 18,33 - 19,44 juta KL.


Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

2 hari lalu

Petugas memasang tulisan Pertalite Off di samping mesin pengisian BBM dan hanya melayani non subsidi di SPBU Siliwangi, Semarang, Kamis, 6 Juni 2024. Infornasi dari Pertamina Patra Niaga Jateng DIY menyatakan sedang ada gangguan nasional, Pertamina sedang berkoordinasi dengan PT Telkom dan Sigma. Tempo/Budi Purwanto
Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

Wacana pembatasan pembelian BBM bersubsidi diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.


Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

3 hari lalu

Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2022. Uji coba pembelian BBM bersubsidi dilakukan terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA/Muhammad Adimaja
Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

Pertamina Patra Niaga mencatat pendaftaran kode QR untuk BBM subsidi jenis biosolar sudah mencapai 100 persen.


Ikut Gelaran GTTGN XXV, Pertamina Usung Desa Energi Berdikari

3 hari lalu

PT Pertamina (Persero) menghadirkan inovasi Desa Energi Berdikari (DEB) Dusun Bondan Cilacap pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara ke-25 yang diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). di Lombok, Nusa Tenggara Barat , pada 14 - 17 Juli 2024. Dok. Pertamina
Ikut Gelaran GTTGN XXV, Pertamina Usung Desa Energi Berdikari

DEB merupakan program TJSL Pertamina di pedesaan untuk mendukung ketahanan energi dengan energi baru terbarukan, sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat desa.


KPK Fokus Kembalikan Kerugian Negara Rp 1,77 Trliiun di Perkara Korupsi LNG Karen Agustiawan

3 hari lalu

Direktur Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Fokus Kembalikan Kerugian Negara Rp 1,77 Trliiun di Perkara Korupsi LNG Karen Agustiawan

Direktur Penyidikan KPK menyatakan tidak mengejar hukuman badan, melainkan fokus mengambil kembali uang negara yang keluar akibat korupsi LNG.


Siap-siap, Agustus Nanti Ada 2 Jenis BBM Baru, Apa Itu?

4 hari lalu

Petugas memasang tulisan Pertalite Off di samping mesin pengisian BBM dan hanya melayani non subsidi di SPBU Siliwangi, Semarang, Kamis, 6 Juni 2024. Infornasi dari Pertamina Patra Niaga Jateng DIY menyatakan sedang ada gangguan nasional, Pertamina sedang berkoordinasi dengan PT Telkom dan Sigma. Tempo/Budi Purwanto
Siap-siap, Agustus Nanti Ada 2 Jenis BBM Baru, Apa Itu?

pemerintah sedang mengupayakan opsi penggantian pertalite dengan BBM jenis baru


Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan LNG, KPK Periksa 2 Eks Dirut Pertagas Niaga

4 hari lalu

Ilustrasi KPK. TEMPO/Imam Sukamto
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan LNG, KPK Periksa 2 Eks Dirut Pertagas Niaga

KPK memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina pada periode 2011 hingga 2024.


Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan Mulai 17 Agustus, Anggota Dewan: Harus Ada Dasar Hukumnya

5 hari lalu

Pengendara motor antre membeli bahan bakar minyak (BBM) pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 31 Agustus 2022. Antrean di sejumlah SPBU di Surabaya tersebut terkait adanya rencana kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan Mulai 17 Agustus, Anggota Dewan: Harus Ada Dasar Hukumnya

Anggota Komisi VII Fraksi PKS Mulyanto mengatakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi tidak bisa asal diterapkan mulai 17 Agustus 2024. Ia berujar, harus ada dasar hukum yang lebih dulu dibuat.