Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aprindo Bantah Minyakita Langka Karena Dijual di Ritel Modern: Peminatnya Tidak Banyak

image-gnews
(Dari kiri) Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, Kepala Badan Pangan Arief Prasetyo Adi di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat. TEMPO/Riani Sanusi Putri
(Dari kiri) Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, Kepala Badan Pangan Arief Prasetyo Adi di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat. TEMPO/Riani Sanusi Putri
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKetua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey buka suara terkait langkah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyetop penyaluran minyak goreng merek Minyakita ke ritel modern. Larangan Minyakita masuk ritel modern itu sebagai upaya mengurangi kelangkaan minyak subsidi. Menteri Zulkifli menuding para konsumen ritel modern yang ikut membeli Minyakita menjadi salah satu penyebab kurangnya pasokan minyak goreng tersebut.

"Informasi yang menyatakan bahwa Minyakita langka akibat dijual di ritel modern adalah tidak benar. Selain memang tidak banyak disuplai, peminatnya tidak maksimal, tidak banyak," ujarnya saat ditemui di kawasan Puri Permai, Jakarta Barat pada Rabu, 8 Januari 2023. 

Ia berujar stok Minyakita di toko ritel anggota Aprindo sendiri sudah habis. Selain itu, ia menekankan jumlah pasokan Minyakita di ritel modern sebelum terjadi kelangkaan juga tak banyak. Jika dibandingkan dengan stok minyak goreng lainnya, menurut Roy, totalnya hanya 2 sampai 3 persen. 

"Misal saya ambil contoh brand di Hypermart, itu tidak lebih dari 5 persen dari total minyak lainya yang dijual di retail," kata dia. Menurut dia, yang diterima ritel bahkan tidak lebih dari lima dus setiap bulannya. Kalaupun saat ini masih ada stok yang tersedia di ritel, menurut dia, itu adalah stok lama yang belum terjual. 

Selain itu, Roy mengungkapkan penyaluran Minyakita ke toko ritel juga tak konsisten atau hanya masuk beberapa kali saja. Sehingga konsumen ritel lebih memilih merek lain atau minyak goreng kemasan premium yang relatif selalu tersedia setiap waktu. 

Adapun soal kebijakan pemerintah dalam menaikkan domestic market obligation (DMO) minyak goreng terhadap poduses Minyakita, menurutnya, belum terasa dampaknya pada pelaku usaha ritel. Tetapi ia mengaku memakluminya karena proses pengemasan dan distribusinya pun memerlukan waktu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Ya mudah mudahan saja dengan kenaikan (DMO) ini dapat terealisasi dan kemudian pengaturan atau pengawasan distribusi lebih ketat," tuturnya. 

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas memutuskan untuk menghentikan pendistribusian Minyakita ke ritel dan mengutamakan penyalurannya ke pasar rakyat, khususnya di wilayah Jawa. “Diutamakan di pasar rakyat dulu, tidak ke ritel modern," kata dia dalam keterangan tertulis pada Selasa, 7 Februari 2023.

Selain ke ritel, Kementerian Perdagangan juga menghentikan pendistribusian secara daring atau melalui niaga elektronik (e-commerce). Ia berharap langkah itu akan membuat masyarakat miskin atau menengah ke bawah bisa lebih banyak mendapatkan akses terhadap minyak bersubsidi itu. Dia juga berharap penambahan DMO dan penyaluran stok ke titik yang tepat dapat menyelesaikan masalah kelangkaan Minyakita dan menurunkan harganya sesuai harga eceran tertinggi, yaitu Rp 14.000 per liter.

Pilihan editor: Buntut Penimbunan Minyakita, Produsen Wajib Setor 29 Juta Liter ke BUMN Pangan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini Bisnis: Antrean di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Harga MinyaKita Naik Minggu Depan

9 jam lalu

Antrian panjang di Bandara Soekarno Hatta akibat gangguan server imigrasi. FOTO/istimewa
Terkini Bisnis: Antrean di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Harga MinyaKita Naik Minggu Depan

Suasana antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat cek paspor di layanan imigrasi di hari kedua gangguan server PDN Kominfo.


Zulhas Sebut Harga MinyaKita Bakal Naik Minggu Depan

15 jam lalu

Suasana Pasar Ceger, Tangerang Selatan pada Ahad, 12 Februari 2023. Pedagang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita sejak dua bulan lalu. Sementara itu, harga minyak gorent masih melambung di atas harga eceran tertinggi (HET) hingga Rp 20.000 per liter. TEMPO/Riani Sanusi Putri
Zulhas Sebut Harga MinyaKita Bakal Naik Minggu Depan

HET MinyaKita akan naik mulai minggu depan. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengonfirmasi langsung soal kenaikan itu.


Bukan Kaesang, PAN Tetap Prioritaskan Zita Anjani Dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

2 hari lalu

Ketua DPP PAN Zita Anjani (kanan), dan Politisi Muda Tsamara Amany (kiri) saat pengenalan kader baru PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa, 12 September 2023. TEMPO/M Taufan Rengganis
Bukan Kaesang, PAN Tetap Prioritaskan Zita Anjani Dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

PAN tetap memprioritaskan putri Zulkifli Hasan, Zita Anjani untuk menjadi pendamping Ridwan Kamil dalam Pilgub Jakarta.


Kemendag Klaim Telah Mulai Bayar Utang Rafaksi Minyak Goreng ke Produsen

2 hari lalu

Pedagang menata minyak goreng bersubsidi Minyakita di Pasar Induk Rau kota Serang, Banten, Ahad, 12 Februari 2023.  Pedagang membatasi warga maksimal hanya bisa membeli 2 liter perorang dengan harga Rp15 ribu perliter atau diatas HET yang ditetapkan pemerintah Rp14 ribu perliter akibat terjadi kelangkaan. ANTARA/Asep Fathulrahman
Kemendag Klaim Telah Mulai Bayar Utang Rafaksi Minyak Goreng ke Produsen

Pemerintah mengklaim telah mulai membayarkan utang rafaksi minyak goreng kepada produsen. Belum diketahui jumlah perusahaan yang sudah menerima pembayaran.


Terkini: Rupiah Terus Melemah Ketua Umum Kadin Buka Suara, Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita

2 hari lalu

Ilustrasi industri di Indonesia. (Shutterstock)
Terkini: Rupiah Terus Melemah Ketua Umum Kadin Buka Suara, Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid buka suara mengenai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.


Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita: Nilai Tukar Rupiah Melemah

2 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas saat ditemui dalam acara pembagian daging kurban di Kementerian Perdagangan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juni 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita: Nilai Tukar Rupiah Melemah

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas beralasan usulan menaikkan harga MinyaKita karena menyesuaikan nilai tukar rupiah yang melemah.


Wacana Harga MinyaKita Rp 15.500, Pengamat: Mahal karena Salah Kelola Distribusi

2 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengusulkan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita naik Rp1.500 per liter menjadi Rp15.500 per liter.
Wacana Harga MinyaKita Rp 15.500, Pengamat: Mahal karena Salah Kelola Distribusi

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Eliza Mardian sebut kesalahan pengelolaan distribusi MinyaKita pemicu mahalnya minyak goreng subsidi.


Harga Telur hingga Minyak Goreng Naik usai Idul Adha

3 hari lalu

Pedagang memilih cabai merah di Pasar Palmerah, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Harga Telur hingga Minyak Goreng Naik usai Idul Adha

Harga sejumlah bahan pokok terpantau mengalami kenaikan satu hari setelah Idul Adha.


Terpopuler: Tim Prabowo-Gibran Buka Suara soal Rasio Utang hingga 50 Persen, Siap-siap Harga MinyaKita Naik Setelah Idul Adha

4 hari lalu

Terpopuler: Tim Prabowo-Gibran Buka Suara soal Rasio Utang hingga 50 Persen, Siap-siap Harga MinyaKita Naik Setelah Idul Adha

Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, membantah bahwa presiden terpilih, Prabowo Subianto, akan menaikkan rasio utang


Komponen Ini Jadi Pertimbangan Kenaikan HET MinyaKita, Mulai Dari Daya Beli Hingga Biaya Produksi

5 hari lalu

Warga membeli minyak goreng bersubsidi Minyakita di Pasar Induk Rau kota Serang, Banten, Ahad, 12 Februari 2023. Pedagang membatasi warga maksimal hanya bisa membeli 2 liter perorang dengan harga Rp15 ribu perliter atau diatas HET yang ditetapkan pemerintah Rp14 ribu perliter akibat terjadi kelangkaan. ANTARA/Asep Fathulrahman
Komponen Ini Jadi Pertimbangan Kenaikan HET MinyaKita, Mulai Dari Daya Beli Hingga Biaya Produksi

Rencana Kenaikan HET MinyaKita segera diusulkan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjadi Rp 15.500 usai Idul Adha. Apa komponen penyebabnya?