Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Eiger Optimis Hadapi Resesi, Berencana Buka Toko di Swiss

image-gnews
Eiger. Twitter/@eigeradventure
Eiger. Twitter/@eigeradventure
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pakaian dan peralatan outdoor PT Eigerindo Multi Produk atau Eiger menghadapi resesi 2023 dengan optimis. Eiger juga bersiap membuka store di Swiss tahun ini setelah mengikuti Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2023 di Davos, Swiss pekan depan.

Baca juga : Eiger Rilis Koleksi Traveling Bertema Explore Your Existence

"Tahun 2023 kan banyak orang yang ngomong resesi apa enggak, kalau dibilang sih saya pribadi cukup optimis. Kami juga punya resources yang cukup besar di Indonesia, dan kami juga lihat pemerintah sudah melakukan hal yang tepat," kata General Managaer Marketing Eiger Riadi Suwarno di Jakarta, Selasa, 10 Januari 2023. 

Riadi mengatakan, tantangan terbesar saat ini adalah ketidakpastian kondisi ekonomi karena dampak pandemi Covid-19, inflasi, dan perang. "Tantangan itu semua ada, tapi tahun 2023 itu kita optimis kami bisa lalui dan bahkan bisa lebih baik dari saat ini," ujar Riadi.

Baca juga : Viral Surat Keberatan Kepada YouTuber, Eiger Minta Maaf

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Eiger saat ini juga sedang bersiap mengikuti Forum Ekonomi Dunia atau WEF 2023 di Davos pada 16-20 Januari 2-23. Menurut Riadi, pihaknya ingin memperkenalkan produk mereka ke market Swiss sebelum launching store di negara tersebut Maret nanti.  

"Kami ingin memperkenalkan produk dan selanjutnya kami akan launching toko di Swiss bulan Maret," ujarnya. 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dua Putri Putin Hadiri Forum Ekonomi St. Petersburg, Selama Ini Jarang Terlihat

9 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin, didampingi Gubernur Sevastopol Mikhail Razvozhayev, mengunjungi pusat seni dan estetika anak-anak di Sevastopol, Krimea, 18 Maret 2023. Sputnik/Kantor Pers Kepresidenan Rusia/Kremlin via REUTERS
Dua Putri Putin Hadiri Forum Ekonomi St. Petersburg, Selama Ini Jarang Terlihat

Keluarga Presiden Rusia Vladimir Putin jarang terekspos media. Baru-baru ini dua anaknya hadir di forum ekonomi di St Petersburg.


Indeks Pembangunan Pariwisata Indonesia Peringkat ke-22 Dunia, Kalahkan Thailand dan Malaysia

26 hari lalu

Sunset di pantai Bali. Shutterstock
Indeks Pembangunan Pariwisata Indonesia Peringkat ke-22 Dunia, Kalahkan Thailand dan Malaysia

Pembangunan pariwisata Indonesia dinilai unggul dibandingkan Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailand, tetapi masih di belakang Singapura.


Bos BRI Beberkan Dampak Resesi di Jepang dan Inggris ke Indonesia

20 Maret 2024

Direktur Utama BRI Sunarso yang dinobatkan sebagai Pemimpin /CEO Terpopuler di Media Sosial 2022, untuk kategori BUMN Tbk.
Bos BRI Beberkan Dampak Resesi di Jepang dan Inggris ke Indonesia

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR hari ini, Dirut BRI Sunarso membeberkan dampak resesi di Jepang dan Inggris ke perekonomian Indonesia.


Mengukur Imbas Resesi Jepang terhadap Ekspor Indonesia

2 Maret 2024

Ilustrasi Ekspor Import. Getty Images
Mengukur Imbas Resesi Jepang terhadap Ekspor Indonesia

Jepang telah masuk ke dalam jurang resesi usai pertumbuhan ekonominya kontraksi atau minus dua kuartal berturut-turut. Bagaimana dampaknya ke perekonomian Indonesia?


Ekonom BCA Sebut Impor Produk Jepang Bisa Lebih Murah Gara-gara Resesi

24 Februari 2024

Penarik becak Aika Terayama, membawa wisatawan di sekitar distrik Asakusa di Tokyo, Jepang, 18 Juni 2023. Penarik becak paling populer dapat menghasilkan lebih dari 1 juta yen sebulan, tiga kali lipat rata-rata nasional. REUTERS/Issei Kato
Ekonom BCA Sebut Impor Produk Jepang Bisa Lebih Murah Gara-gara Resesi

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan resesi Jepang berdampak kepada impor maupun ekspor Indonesia ke negeri tersebut.


Jepang Dilanda Resesi, Bagaimana Rencana RI Terbitkan Samurai Bond?

23 Februari 2024

Bendera Jepang dan Indonesia. Shutterstock
Jepang Dilanda Resesi, Bagaimana Rencana RI Terbitkan Samurai Bond?

Kementerian Keuangan buka suara soal penerbitan Samurai Bond, surat utang berdenominasi yen, di tengah resesi Jepang.


Jepang Masuk Resesi, Ekonom Sebut Perdagangan hingga Investasi Bisa Terdampak

22 Februari 2024

Pekerja melintas di dekat kapal tongkang pengangkut batubara di kawasan Dermaga Batu bara Kertapati milik PT Bukit Asam Tbk di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 4 Januari 2022. Pemerintah melarang perusahaan untuk melakukan ekspor batu bara selama satu bulan sejak 1 Januari hingga 31 Januari 2022. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Jepang Masuk Resesi, Ekonom Sebut Perdagangan hingga Investasi Bisa Terdampak

Jepang telah masuk ke dalam jurang resesi usai pertumbuhan ekonominya kontraksi dua kuartal berturut-turut.


Bos BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global Membaik Meski Jepang-Inggris Resesi

21 Februari 2024

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Februari 2024 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu 21 Februari 2024. Perry Warjiyo mengatakan keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability. TEMPO/Tony Hartawan
Bos BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global Membaik Meski Jepang-Inggris Resesi

Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi global membaik, meski Jepang dan Inggris mengalami resesi.


Anatomi Penyebab Ekonomi Jepang Alami Resesi

21 Februari 2024

Resesi adalah kondisi ekonomi sulit yang ditandai oleh penurunan pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjutnya, simak penjelasan berikut ini. Foto: Canva
Anatomi Penyebab Ekonomi Jepang Alami Resesi

Faktor utama menyebabkan masalah struktural resesi Jepang termasuk demografi penuaan, alokasi transfer dari pemerintah pusat ke daerah, dan lainnya.


Sri Mulyani Sebut Resesi Negara Maju Sudah Diprediksi: Kalau Inggris dan Jepang Memang Cukup Lemah

20 Februari 2024

Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 12 Februari 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Sri Mulyani Sebut Resesi Negara Maju Sudah Diprediksi: Kalau Inggris dan Jepang Memang Cukup Lemah

Sri Mulyani mengatakan dirinya akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Rio de Janiero, Brazil, pekan depan.