Astro Minta Pengadilan Tolak Gugatan PT Ayunda

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Astro All Asia Network Plc (Astro) meminta agar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan PT Ayunda Prima Mitra. Astro menilai lembaga peradilan ini tidak berwenang untuk menyelesaikan perselisihan antara Astro dan Ayunda yang merupakan Lippo Grup.

Penasehat hukum Astro Prawidha Murti mengatakan lembaga arbitrase internasional yang berwenang memeriksa dan menyelesaikan perselisihan antara kedua institusi tersebut. Menurut Prawidha, Astro telah memenuhi perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak pada tahun 2005 lalu. Astro juga sudah mengajukan usaha penyelesaian arbitrase 6 Oktober tahun lalu.

"Saat ini proses arbitrase masih berproses," ujar Prawidha dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis (12/3) malam.

Kasus ini bermula ketika Lippo Grup dan Astro menjalin kerja sama untuk membuat televisi berbayar di Indonesia. MLippo dan Astro menjodohkan dua unit bisnisnya untuk membangun Direct Vision. Dalam kerja sama itu disepakati Lippo memasok modal sebesar 49 persen lewat PT Ayunda Prima Mitra, anak usaha PT First Media Tbk yang juga anak usaha Lippo Group. Sedangkan Astro masuk 51 persen lewat Silver Concord Holding Limited.

Selain penggunaan merek dagang Astro Nusantara, lewat kerja sama itu Astro memasok materi siaran, perangkat teknologi, hingga menempatkan beberapa orangnya di posisi strategis Direct Vision.

Menurut Prawidha, Pengadilan seharusnya juga memperhatikan persamaan tuntutan PT Ayunda Prima Mitra dengan diktum nomor 5 keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha tentang Liga Inggris. "Keduanya mempunyai tujuan yang sama, agar Astro tetap memberikan layanan konten ke PT Direct Vision," ujarnya.

DIAN YULIASTUTI






Rakernas PAN Akan Diisi Pidato Presiden Jokowi Hingga Artis K-Pop Astro

39 hari lalu

Rakernas PAN Akan Diisi Pidato Presiden Jokowi Hingga Artis K-Pop Astro

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta Presiden Jokowi berpidato pada acara rakernas partainya.


Tiket Fan Meeting Cha Eun Woo di Jakarta Dijual Mulai 28 Juni, Harga Termurah 700 Ribu

24 Juni 2022

Tiket Fan Meeting Cha Eun Woo di Jakarta Dijual Mulai 28 Juni, Harga Termurah 700 Ribu

Tersedia enam kategori tiket fan meeting Cha Eun Woo yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan pada Sabtu, 23 Juli 2022.


Cha Eun Woo Positif Covid-19, Alami Gejala Ringan dan Tunda Semua Aktivitas

19 Maret 2022

Cha Eun Woo Positif Covid-19, Alami Gejala Ringan dan Tunda Semua Aktivitas

Agensi Fantagio mengungkapkan kondisi Cha Eun Woo sebelum dan setelah dinyatakan positif Covid-19.


Moonbin dan Sanha ASTRO Comeback Bulan Depan, Siap Tunjukkan Sisi Baru

4 Februari 2022

Moonbin dan Sanha ASTRO Comeback Bulan Depan, Siap Tunjukkan Sisi Baru

Fantiago mengumumkan Moonbin dan Sanha ASTRO akan merilis mini album kedua mereka pada Maret 2022 dengan sisi yang berbeda.


Cha Eun Woo ASTRO dan Moon Ga Young Bintangi Drakor True Beauty

23 Juni 2020

Cha Eun Woo ASTRO dan Moon Ga Young Bintangi Drakor True Beauty

Cha Eun Woo dan Moon Ga Young akan beradu akting di drakor TvN yang diangkat dari webtoon berjudul True Beauty.


ASTRO Akan Gelar Konser Musik Virtual, Catat Tanggalnya

12 Juni 2020

ASTRO Akan Gelar Konser Musik Virtual, Catat Tanggalnya

Di konser musik virtual tersebut, ASTRO akan menampilkan lagu baru mereka untuk pertama kalinya.


Moonbin ASTRO Hiatus karena Masalah Kesehatan

13 November 2019

Moonbin ASTRO Hiatus karena Masalah Kesehatan

Ketika sedang mempersiapkan album comeback ASTRO, Moonbin dinyatakan oleh dokter harus istirahat dan menjalani perawatan yang cukup.


Cha Eun Woo Astro Pernah Tak Percaya Diri, Kenapa?

25 Januari 2019

Cha Eun Woo Astro Pernah Tak Percaya Diri, Kenapa?

Penggemar bahkan rekan-rekan Cha Eun Woo di Astro kerap memuji ketampanannya. Tak banyak yang tahu bahwa ia sempat tak percaya diri.


Direct Vision Ajukan Perpanjangan Izin Siaran  

3 Februari 2010

Direct Vision Ajukan Perpanjangan Izin Siaran  

PT Direct Vision praktis tak lagi beroperasi sejak siaran Astro TV yang selama dikelolanya dihentikan pada 20 Oktober 2008. Namun anehnya, Direksi perusahaan televisi berbayar milik Grup Lippo ini justru mengajukan perpanjangan izin siaran ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.


Ratusan Karyawan Direct Vision Tuntut Lippo Bayar Gaji

3 Februari 2010

Ratusan Karyawan Direct Vision Tuntut Lippo Bayar Gaji

Ratusan karyawan PT Direct Vision, televisi berbayar milik Grup Lippo, menuntut pembayaran gaji mereka yang tak dibayar sejak empat bulan terakhir.