Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser

Minggu, 28 November 2021 19:48 WIB

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) sebagai syarat menjadi anggota Banser di Sekolah Citra Alam Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad, 28 November 2021. Foto: Banser

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) sebagai syarat menjadi anggota Banser di Sekolah Citra Alam Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu, 28 November 2021.

"Ini suatu penghormatan luar biasa yang tidak terhingga buat saya karena saya bisa menjadi keluarga besar Banser," ujar Erick saat Penyegaran dan Pembaretan Banser Provinsi DKI Jakarta di Sekolah Citra Alam Jagakarsa, Jakarta Selatan, seperti dinukil dari keterangan tertulis, Minggu.

Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Hasan Basri Sagala yang bertindak sebagai pembina upacara melantik Erick sebagai anggota Banser.

Tak berbeda dengan para calon anggota Banser lain, Erick pun menjalani sejumlah ujian untuk menjadi anggota Banser. Ujian tersebut mulai dari jalan jongkok dan merayap, mencari baret, hingga meneriakkan yel-yel.

Erick Thohir menyebut Banser selama ini telah berkomitmen jihad untuk NKRI. Ia pun menyampaikan Banser juga begitu menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan yang menjadi kekuatan bagi Indonesia.

"Dengan keberagaman kita, dengan perbedaan kita, itulah kekuatan kita. Bahkan itu masuk ke darah kita. Kita harus pastikan NKRI adalah harga mati," ucapnya.

Ia mengaku kerap berdiskusi dengan keluarga besar Banser dalam upaya meningkatkan dan menjaga NKRI ke depan. Bagi Erick, upaya menjaga dan memajukan Indonesia merupakan tujuan mulia dan berguna bagi generasi mendatang.

"InsyaAllah, saya akan mewakafkan pikiran saya, energi saya, kemampuan saya untuk kebenaran untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Erick mengatakan Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan akibat pandemi, baik sektor kesehatan maupun ekonomi. Karena itu, ia menyebut gotong-rotong dan kolaborasi menjadi kekuatan bangsa dalam keluar dari pandemi dan mampu menjadi bangsa pemenang di masa yang akan datang.

"Oleh karena itu, kita terus menggarap bagaimana masyarakat pada umumnya mendapatkan kesempatan untuk naik kelas, naik kelas tidak hanya secara ekonomi, tapi naik kelas sebagai kebangsaan yang bersatu karena itulah Indonesia yang kita kenal," kata Erick Thohir.

Baca Juga: Erick Thohir Ubah Strategi CSR BUMN: Harus jadi Gelombang Besar, Bukan Percikan






Erick Thohir: Tak Ada Ruang Pelecehan Seksual di BUMN, Kami Melindungi Korban

10 jam lalu

Erick Thohir: Tak Ada Ruang Pelecehan Seksual di BUMN, Kami Melindungi Korban

Erick Thohir menegaskan pelaku pelecehan seksual di kereta api yang viral di media sosial pada awal pekan ini akan diberikan sanksi hukum,


Terpopuler Bisnis: Zulkifli Hasan Bicara Harga Pangan dan Infrastruktur, Pelita Air untuk Milenial

18 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Zulkifli Hasan Bicara Harga Pangan dan Infrastruktur, Pelita Air untuk Milenial

Berita terpopuler pada Sabtu lalu dimulai dari pernyataan Zulkifli Hasan soal penurunan harga pangan dan kaitannya dengan pembangunan infrastruktur.


Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

1 hari lalu

Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

Erick Thohir mendorong agar seluruh masyarakat pengguna kereta tak ragu melaporkan pada petugas jika mengetahui ada indikasi pelecehan seksual.


Promo Miras, Holywings Dilaporkan Pemuda Pancasila dan Digeruduk Banser

1 hari lalu

Promo Miras, Holywings Dilaporkan Pemuda Pancasila dan Digeruduk Banser

Promo miras bagi Muhammad dan Maria yang dilakukan Holywings dikecam


Erick Thohir: Pelita Air untuk Milenial, Garuda Tetap Layani Kelas Premium

1 hari lalu

Erick Thohir: Pelita Air untuk Milenial, Garuda Tetap Layani Kelas Premium

Erick Thohir memastikan maskapai Pelita Air dan Garuda Indonesia memiliki segmentasi pasar yang berbeda.


GP Ansor dan Banser Tetap Konvoi ke Holywings: Kami Mau Mujahadah

2 hari lalu

GP Ansor dan Banser Tetap Konvoi ke Holywings: Kami Mau Mujahadah

GP Ansor dan Banser menyatakan tetap menggelar konvoi motor ke sejumlah kafe Holywings meski dilarang Polda Metro. Mau mujahadah dan doa.


Polda Metro Imbau GP Ansor dan Banser Batalkan Rencana Sweeping Holywings

2 hari lalu

Polda Metro Imbau GP Ansor dan Banser Batalkan Rencana Sweeping Holywings

Polda Metro menyatakan polisi telah menangangi laporan soal dugaan penistaan agama oleh Holywings sehingga Banser tak perlu melakukan sweeping.


12 Jamaah Khilafatul Muslimin Keluar dari Organisasi dan Berikrar Setia NKRI

2 hari lalu

12 Jamaah Khilafatul Muslimin Keluar dari Organisasi dan Berikrar Setia NKRI

12 jamaah Khilafatul Muslimin Majalengka menggelar ikrar keluar dari organisasi dan menyatakan setia dengan NKRI serta Pancasila tanpa ada paksaan.


Eks Karyawan Merpati Sebut Pemeritah Tak Niat Bayar Pesangon Rp 318 Miliar

3 hari lalu

Eks Karyawan Merpati Sebut Pemeritah Tak Niat Bayar Pesangon Rp 318 Miliar

Pemerintah dinilai tak berniat membayar pesangon senilai Rp 318 miliar kepada para mantan pilot Merpati.


Anggotanya Deklarasi Setia NKRI, Khilafatul Muslimin Tetap Dinyatakan Terlarang

4 hari lalu

Anggotanya Deklarasi Setia NKRI, Khilafatul Muslimin Tetap Dinyatakan Terlarang

Polda Metro menyatakan kegiatan sekolah dan pesantren Khilafatul Muslimin dilarang. Demikian pula penggunaan atributnya. Deklarasi setia NKRI.