Terpopuler Bisnis: Grup Salim Jajaki Utang Rp 7,1 T, Uang Rp 110 M di BNI Raib

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di posisi keempat ada Anthoni Salim dengan grup usaha Salim bertengger di posisi keempat dengan nilai kekayaan US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 83 triliun atau naik dibanding tahun lalu sebesar US$ 5,5 miliar. Forbes.com

    Di posisi keempat ada Anthoni Salim dengan grup usaha Salim bertengger di posisi keempat dengan nilai kekayaan US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 83 triliun atau naik dibanding tahun lalu sebesar US$ 5,5 miliar. Forbes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 16 September 2021, dimulai dari Grup Salim yang dikabarkan tengah menjajaki pinjaman bank senilai Rp 7,1 triliun.

    Berikutnya ada berita tentang harga PCR yang ditawarkan Lion Air dan dugaan pemufakatan jahat BNI dalam kasus deposito raib. Lalu ada berita tentang lowongan kerja di Bappenas dan Bandara Ngurah Rai yang menutup pintu kedatangan internasional 

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Kembangkan Data Center, Grup Salim Dikabarkan Jajaki Pinjaman Bank Rp 7,1 T

    Grup Salim dikabarkan sedang menjajaki pinjaman bank senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun (asumsi kurs Rp 14.253 per dolar AS) untuk mendanai ekspansi infrastruktur digital termasuk data center.

    Seorang sumber yang mengetahui hal tersebut menyebutkan data center Grup Salim bakal mengelola data milik pelanggan, termasuk para penambang cryptocurrency. “Grup Salim sedang mencari pembiayaan untuk membangun dan mengoperasikan pusat data di kawasan industrinya,” kata sumber seperti dikutip dari bisnis.com, Kamis, 16 September 2021. 

    Sebelumnya, perusahaan yang dikendalikan oleh Anthoni Salim ini berencana menanamkan investasi senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun per kawasan industri.

    Simak lebih jauh tentang utang di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.