Menaker Pastikan Pegawai dengan Gaji di Atas Rp 3,5 Juta Bisa Dapat Subsidi Upah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan lalu lintas saat petugas memeriksa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di pos penyekatan PPKM Level 4 Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepadatan lalu lintas saat petugas memeriksa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di pos penyekatan PPKM Level 4 Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta. Ia mencontohkan karyawan yang terdampak PPKM di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang memiliki Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 4,79 juta.

    Untuk mengakomodir kondisi tersebut, maka aturan plafon gaji berubah. Jika semula plafon gaji yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan subsidi adalah Rp 3,5 juta secara nasional, kini naik menjadi Rp 4,8 juta, khusus untuk Karawang.

    "Dibulatkan ke atas, hingga ratusan ribu rupiah penuh," kata Ida dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 30 Juli 2021.

    Dengan ketentuan tersebut, maka semua pekerja dengan gaji di bawah Rp 4,8 juta di Karawang akan dapat BSU, asalkan memenuhi persyaratan lainnya. Sementara yang gajinya di atas Rp 4,8 juta, tidak akan dapat subsidi upah.

    Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang BSU. Beleid ini diteken Ida pada Rabu, 28 Juli 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.