Harga Minyak Dunia Anjlok ke USD 71,65 per Barel, Apa Sebabnya?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Instalasi kilang minyak Saudi Aramco. Reuters

    Instalasi kilang minyak Saudi Aramco. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaHarga minyak dunia anjlok pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah ekspektasi berlimpahnya pasokan minyak mentah usai kompromi antara produsen OPEC dan data proyeksi turunnya permintaan bahan bakar dari Amerika Serikat.

    Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September tercatat di level US$ 73,47 per barel. Harga tersebut turun US$ 1,29 atau sekitar 1,7 persen.

    Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS jeblok US$ 1,48 atau 2,2 persen. Dengan begitu, harga minyak tersebut kini berada di level US$ 71,65 per barel.

    Turunnya harga emas hitam itu melanjutkan tren yang terjadi sejak Rabu lalu. Saat itu, harga minyak mentah AS dan Brent masing-masing anjlok hingga 2,8 persen dan 2,3 persen.

    Penurunan harga itu terjadi setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah mencapai kesepakatan yang akan membuka jalan bagi kesepakatan untuk memasok lebih banyak minyak mentah ke pasar minyak yang ketat. Kesepakatan belum dipadatkan dan kementerian energi UEA mengatakan musyawarah terus berlanjut.

    "Itu masih 'gajah besar di dalam ruangan' (masalah kontroversial sangat besar) - kami punya kesepakatan, kami tidak punya kesepakatan - dan itu menimbulkan kekhawatiran," kata Phil Flynn dari Price Futures Group.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.