Ekonomi Cina Melesat 18,3 Persen, Dahlan Iskan: Ini Gila-gilaan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan. TEMPO/Subekti

    Dahlan Iskan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyoroti ekonomi Cina yang tumbuh hingga 18,3 persen pada kuartal I pada tahun 2021, atau setahun lebih selepas pandemi Covid-19. Pertumbuhan ini melebihi beberapa negara lain seperti Singapura yang hanya tumbuh 0,2 persen, Amerika Serikat 5,4 persen, dan India 12 persen.

    "Ini gila-gilaan," kata mantan CEO Jawa Pos Group tersebut dalam blognya disway.id pada Kamis, 22 April 2021.

    Menurut Dahlan, pertumbuhan ekonomi 18,3 persen ini baru pertama kali dalam sejarah Cina sejak 1979. Adapun untuk tahun ini, lembaga seperti International Monetary Fund (IMF) pun memperkirakan Cina bakal tumbuh 8,4 persen sepanjang 2021.

    Tak hanya itu, pertumbuhan ini juga membuat Dahlan geleng-geleng kepala. Sebab, sumbangan terbesar justru berasal dari Provinsi Hubei, yang memiliki ibu kota Wuhan atau lokasi awal penyebaran Covid-19.

    Menurut Dahlan, Hubei tumbuh hampir 60 persen. "Itu seperti sulapan. Padahal tiga bulan pertama tahun lalu minus 40 persen," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.