Vaksin Sinopharm untuk Program Vaksinasi Mandiri Akan Tiba Akhir April

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shinta Widjaja Kamdani, CEO Sintesa Group.

    Shinta Widjaja Kamdani, CEO Sintesa Group.

    TEMPO.CO, Jakarta - Vaksin Sinopharm untuk Covid-19 yang diproduksi perusahaan farmasi asal Cina rencananya tiba di Indonesia pada pekan keempat April ini. Vaksin tersebut akan digunakan untuk program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri yang digelar perusahaan-perusahaan swasta di bawah koordinasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin.

    “Menurut Bio Farma (PT Bio Farma Persero) akan mulai datang Sinopharm minggu ke empat April. Harganya mereka belum menyampaikan kepada kami,” ujar Wakil Ketua Umum Ketua Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani saat dihubungi pada Senin, 19 April 2021.

    Vaksin mandiri digelar khusus bagi perusahaan untuk para karyawan dan anggota keluarganya. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan sehingga karyawan tak perlu mengeluarkan biaya untuk vaksin.

    Sebanyak 17.386 perusahaan, tutur Shinta, telah melakukan registrasi untuk mengikuti program vaksin mandiri melalui Kadin. Shinta memastikan perusahaan telah siap menggelar vaksinasi. Saat ini, Kadin hanya tinggal menunggu kepastian stok vaksin dari Bio Farma.

    “Karena untuk penyedia vaksin sudah ditetapkan oleh pemerintah adalah Bio Farma. Kalau kami dari Kadin sudah siap untuk membantu pelaksanaannya, tinggal menunggu vaksinnya,” tutur Shinta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.